Daerah  

Dituntut 18 Tahun, Tiga Kurir Sabu Minta Bebas – cakrawalarafflesia


cakrawalarafflesia, PALEMBANG – Dituntut pidana 18 tahun penjara, tiga terdakwa kurir 1,5 kg sabu yakni Tribuana Tua Miji (56), A Yadi (30), dan Sugio (57). Ketiganya warga 30 Ilir kota Palembang, minta dibebaskan dari tuntutan pidana.

Hal itu dibenarkan oleh Megaria SH selaku penasihat hukum tiga terdakwa, usai membacakan pembelaan atas tuntutan 18 tahun pidana, oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati Sumsel, Rini Purnamawati SH MH.

“Sesuai dengan pledoi yang kita ajukan, klien kami berkeberatan dengan tuntutan JPU tersebut, klien kami mengaku tidak tahu barang itu milik siapa,” ungkap Megaria diwawancarai, Rabu (3/11).

Selain itu, dalam pledoi yang ia sampaikan di hadapan majelis hakim PN Palembang diketuai Mangapul Manalu SH MH, ketiga terdakwa tidak pernah melintasi Kota Jambi, sebagaimana dakwaan JPU.

“Di dalam dakwaan JPU mengatakan, bahwa klien kami membawa kendaraan yang dirental berisi sabu tidak pernah merasa melintasi kota Jambi, namun melintasi kota Bengkulu,” ujar Mega.

Untuk itu, dirinya sangat berharap agar majelis hakim PN Palembang dapat menerima pledoi yang diajukan, dan meminta agar kliennya dapat dibebaskan dari tuntutan pidana.

“Atau jika ada pertimbangan lain, agar klien kami dapat dihukum yang seringan-ringannya,” tukasnya.

Sebelumnya, JPU Kejati Sumsel Rini Purnamawati mengganjar para terdakwa, selama 18 tahun pidana penjara dengan dikurangi selama terdakwa dalam tahanan, denda masing-masing 1 miliar subsider 6 bulan penjara.

Pertimbangan memberatkan menurut JPU, para terdakwa tidak mendukung upaya pemerintah dalam memberantas narkotika, para terdakwa tidak mengakui perbuatannya. Pertimbangan meringankan terdakwa sopan selama persidangan dan terdakwa belum pernah dihukum sebelumnya.

Para terdakwa dijerat Pasal 114 ayat 2 junto Pasal 132 ayat 1 UU Narkotika Pasal ke 2 Pasal 112 Junto Pasal 132 ayat 1 UU tentang Narkotika.

Baca Juga  Jelang Magrib, Kondisi Lalin Kepahiang- Bengkulu Masih Macet

Dari dakwaan diketahui Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumsel, tim mendapat informasi ada peredaran narkoba sabu dan ekstasi dari Provinsi Jambi akan dibawa ke Sumsel. Dengan menggunakan mobil Daihatsu Xenia warna silver BG 1493 OM. Tim melakukan penyelidikan dengan mendatangi Hotel Rian di Jl Kolonel H Barlian.

Setibanya diparkiran hotel mencari mobil Xenia, tidak lama berselang mobil itu datang, dengan cepat tim melakukan penangkapan dengan tiga terdakwa, terdakwa Tri Bhuana Tua Miji, terdakwa Andriadi, dan terdakwa Sugio pada Selasa 13 April 2021 pukul 10.30 WIB.

Dari penggeledahan didapatkan paket sabu dan ekstasi warna ungu, dari dalam saku celana terdakwa 2 Andriadi. Petugas juga menemukan sabu berada di bawah jok mobil sebanyak 14 paket, maka total 1.507, 63 gram.

Dari penyelidikan barang ini dikirim atas perintah Maichel (DPO), terdakwa 1 Tri berkomunikasi dengan Michel, sedangkan mobil Xenia milik terdakwa 1 atau Tri yang dirental. Para terdakwa berangkat dari Palembang ke Jambi lalu balik lagi ke Palembang.

Dengan terdakwa 3 Sugio sebagai driver, bahwa terdakwa tahu tujuan mereka, jika berhasil membawa barang haram ini, akan diupah Rp 5 juta. (fdl)





Melansir Sumeks co