Apa Itu Sariawan? Ketahui 3 Ini, Penyebab, Gejala, dan Pencegahannya

CakrawalaSulsel – Sariawan tentu sudah terdengar familiar di telinga Anda. Mengapa tidak, penyakit satu ini sangat mengganggu dan tidak nyaman ketika timbul di bagian dalam bibir.

Meski diketahui sariawan biasanya akan hilang dengan sendirinya, namun itu tetap membuat Anda stres, dikarenakan butuh waktu menunggu satu atau dua minggu untuk kesembuhan.

Nah. daripada berlama-lama, kami akan menjelaskan sedikit, apa sih Sariawan? Apa sih penyebabnya? dan paling penting adalah kami juga akan memberi jawaban cara mengobati sariawan. Simak terus artikel di bawah ini.

Baca Juga: 3 Langkah Cara Melembabkan Kulit Wajah Agar Tetap Sehat dan Kencang

Apa Itu Sariawan?

Apa Itu Sariawan?
Ilustrasi: Apa Itu Sariawan?

Sariawan adalah lesi kecil yang berkembang pada jaringan lunak di bibir Anda. Sariawan tidak muncul di permukaan bibir dan tidak menular.

Meski diketahui sariawan tidak menular, namun tetap menyakitkan, dikarenakan dapat membuat makan dan berkomunikas menjadi tidak nyaman.

Selain tidak menular, sariawan ini diketahui akan hilang dengan sendirinya dalam satu hingga dua minggu. Namun jika Anda memiliki sariawan yang mencurigakan atau besar yang tidak sembuh-sembuh, alangkah baiknya Anda periksa ke dokter.

Penyebab Sariawan

Penyebab Sariawan
Ilustrasi: Penyebab Sariawan

Melansir dari laman mayoclinik, para peneliti menduga bahwa kombinasi faktor berkontribusi terhadap wabah, bahkan pada orang yang sama. Adapun faktor kemugkinan menjadi pemicu terjadinya sariawan pada kulit mulut Anda meliputi sebagai berikut ini:

Faktor kemungkinan pemicu sariawan

Perawatan

Cara perawatan bisa menjadi penyebab sariawan. Cedera ringan pada mulut Anda akibat perawatan gigi, menyikat gigi yang berlebihan, kecelakaan olahraga, atau gigitan pipi yang tidak disengaja.

Baca Juga  Hidung Tersumbat Sebelah Mengganggu Anda? Ini penyebabnya

Salah penggunaan produk

Pasta gigi dan obat kumur yang mengandung sodium lauryl sulfate membuat bibir Anda cedera hingga menyebabkan sariawan.

Makanan

Kepekaan makanan, terutama terhadap cokelat, kopi, stroberi, telur, kacang-kacangan, keju, dan makanan pedas atau asam juga dapat menyebabkan sariawan.

Diet

Selain makanan, diet kurang vitamin B-12, seng, folat (asam folat) atau zat besi juga menjadi pemicu munculnya sariawan di bagian mulut Anda.

Alergi

Respon alergi terhadap bakteri tertentu di mulut Anda dapat menjadi salah satu faktor Anda terkena sariawan.

Bakteri

Penyebab sariawan selanjutnya dikerenakan helicobacter pylori, bakteri yang sama yang menyebabkan tukak lambung.

Hormon

Pergeseran hormon selama menstruasi dapan menyebabkan Anda terganggu dengan munculnya sariawan.

Ster

Tak hanya perubahan hormon, ketika Anda stres dan terus-terus merasa emosional dapat menyebabkan Anda sariawan. Selain penyebab atau pemicu terjadinya Anda mengalami sariawan di atas, kemungkinan juga terjadi karena kondisi dan penyakit-penyakit tertentu.

Baca Juga: 5 Kesalahan Memakai Masker Wajah Sehingga Tak Mendapatkan Hasil Maksimal

Berikut adalah uraian faktor kondisi yang menyebabkan Anda sariawan:

Faktor kondisi Peneyebab Sariawan

Gangguan usus

Penyakit celiac, gangguan usus serius yang disebabkan oleh kepekaan terhadap gluten, protein yang ditemukan di sebagian besar biji-bijian.

Radang usus

Penyakit radang usus, seperti penyakit Crohn dan kolitis ulserativa.

Kelainan langka

Penyakit Behcet, kelainan langka yang menyebabkan peradangan di seluruh tubuh, termasuk mulut.

Sistem kekebalan

Sistem kekebalan yang rusak yang menyerang sel-sel sehat di mulut Anda, bukan patogen, seperti virus dan bakteri

HIV

HIV/AIDS, yang menekan sistem kekebalan tubuh.

Tidak seperti luka dingin, sariawan tidak berhubungan dengan infeksi virus herpes.

Faktor Risiko Sariawan

Faktor Risiko Sariawan
Ilustrasi: Faktor Risiko Sariawan

Sariawan memang tidak menular bahkan hilang sendirinya selama itu jika luka kecil. Namun diketahui siapa pun dapat mengembangkan sariawan. Tapi lebih cenderung terjadi pada seorang remaja dan dewasa. Dan lebih sering terjadi pada wanita.

Baca Juga  9 Penyebab yang Bisa Membuat Anda Asam Lambung

Selain itu, seseorang terkena sariawan yang berulang-ulang kali muncul bisa jadi memiliki riwayat keluarga, faktor keturunan atau faktor lingkungan, seperti makan dan alergi tertentu.

Gejala Sariawan

Gejala Sariawan
Ilustrasi: Gejala Sariawan

Gejala sariawan biasanya berbentuk bulan atau lonjong bagian tengah berwarna putih atau kekuning-kuningan dan tepi berwarana merah.

Sariawan terbentuk di dalam mulut juga bisa muncul di bagian:

  • Bawah lidah
  • Pipih dalam
  • Bagian bibir
  • Di dasar gusi
  • Langit-langit lunak

Sebelum sariawan itu muncul, Anda mungkin merasakan sensasi kesemutan atau terbakar satu atau dua hari sebelum luka benar-benar muncul.

Jenis-Jenis Sariawan

Jenis-Jenis Sariawan
Ilustrasi: Jenis-Jenis Sariawan

Ada beberapa jenis sariawan yang perlu Anda ketahui di antaranya sariawan minor, mayor, dan herpetiform. Berikut adalah jenis-jenisnya:

Sariawan ringan

Jenis sariawan ringan adalah yang paling umum dan biasanya kecil, berbentuk oval dengan tepi merah. Dan ini akan sembuh dengan sendirinya tanpa bekas luka dalam satu hingga dua minggu.

Sariawan besar

Sariawan besar kurang umum jenisnya, lebih besar dan lebih dalam dari sariawan ringan. Biasanya bulat dengan batas yang jelas, tetapi mungkin memiliki tepi yang tidak beraturan jika sangat besar.

Ini bisa sangat menyakitkan dan mungkin membutuhkan waktu hingga enam minggu untuk sembuh dan dapat meninggalkan jaringan parut yang luas.

Sariawan Herpetiformis

Sariawan herpetiform jarang terjadi dan biasanya berkembang di kemudian hari, tetapi tidak disebabkan oleh infeksi virus herpes.

Sariawan ini sering terjadi dalam kelompok 10 hingga 100 luka, tetapi dapat bergabung menjadi satu ulkus besar. Memiliki tepi yang tidak beraturan dan akan sembuh tanpa bekas luka dalam satu hingga dua minggu.

Kapan Harus ke Dokter?

Kapan Harus ke Dokter?
Ilustrasi: Kapan Harus ke Dokter?

Anda juga disarankan konsultasikan dengan dokter Anda untuk menanyakan luka sariawan Anda jika Anda mengalami seperti berikut ini:

  • Sariawan yang luar biasa besar
  • Luka yang berulang, dengan yang baru berkembang sebelum yang lama sembuh, atau sering berjangkit
  • Luka persisten, berlangsung dua minggu atau lebih
  • Luka yang meluas ke bibir itu sendiri (perbatasan vermilion)
  • Rasa sakit yang tidak dapat Anda kendalikan dengan tindakan perawatan diri
  • Kesulitan makan atau minum yang ekstrem
  • Demam tinggi disertai sariawan
Baca Juga  7 Tanda Gejala Awal Gagal Jantung yang Perlu Anda Ketahui

Temui dokter gigi Anda jika Anda memiliki permukaan gigi yang tajam atau peralatan gigi yang tampaknya memicu luka.

Pencegahan Sariawan

Pencegahan Sariawan
Ilustrasi: Pencegahan Sariawan

Sariawan sering kambuh? Anda dapat mencegah sariawan Anda untuk mengurangi frekuensinya dengan mengikuti tips berikut:

Perhatikan makanan Anda

Mencegah timbulnya sariawan kadang terjadi melalui apa yang Anda makan yang dapat mengiritasi mulut Anda. Olehnya itu, cobalah menghindari makanan seperti kacang-kacangan, keripik, pretzel, rempah-rempah tertentu.

Selain itu, ini juga dapat membuat mulut Anda iritasi melalui makanan asin dan buah-buahan asam, seperti nanas, jeruk bali dan jeruk.

Pilih makanan bergizi

Anda pilih makan makanan yang bergizi seperti buah-buahan, sayuran dan biji-bijian agar dapat membantu mencegah kekurangan gizi.

Jaga kebersihan mulut Anda

Ikuti kebiasaan kebersihan mulut Anda dengan baik terutama menyikat gigi secara teratur. Setelah makan juga dapat mengiritasi mulut Anda.

Olehnya itu Anda dapat mencegah sariawan dengan menjaga kebersihan sekali sehari agar tetap bersih dan bebas dari makanan yang dapat memicu luka.

Penting juga diperhatikan saat Anda menggunakan sikat gigi upayakan memakai sikat gigi yang lembut agar dapat membantu mencegah iritasi pada jaringan halus mulut, dan hindari pasta gigi dan obat kumur yang mengandung sodium lauryl sulfate.

Hubungi dokter

Kebanyak orang saat ini memakai beragam alat mempercantik mulut atau bibir seperti kawat gigi atau peralatan gigi lainnya. Jika Anda memakai seperti ini, coba tanyakan kepada dokter gigi Anda tentang lilin ortodontik untuk menutupi tepi yang tajam.

Kurangi stres

Stres termasuk salah satu pemicu terjadinya sariawan. Olehnya itu, jika sariawan Anda tampaknya terkait dengan stres, pelajari dan gunakan teknik pengurangan stres, seperti meditasi dan semacamnya.

Itulah sedikit pembahasan tentang Apa Itu Sariawan? Apa penyebabnya, dan bagaimana cara mencegahnya. Menjaga kesehatan paling utama bagi semua orang, meski sariawan kadang sembuh dengan sendirinya, namun sangat penting juga berusaha mencegahnya.