Daerah  

Ini Pernyataan Korban Sengketa Tanah yang Libatkan Mantan Calon Wako Palembang Sarimuda – cakrawalarafflesia


cakrawalarafflesia – Mantan calon Walikota (Wako) Palembang Ir H Sarimuda MT, bersama Margono Mangkunegoro ditangkap dan saat ini resmi ditahan Mapolda Sumsel pada Kamis (4/11) malam.

Penyidik Subdit II Harta Benda (Harda) Ditreskrimum Polda Sumsel yang menetapkan Direktur PT Sriwijaya Mandiri Sumsel (SMS) itu dalam kasus dugaan penipuan dan penggelapan pembelian tanah.

Sarimuda sebelumnya dilaporkan dalam kasus penipuan penggelapan pembelian tanah seluas 26 hektar di Desa Tanjung Baru, Kecamatan Muara Belida, Muara Enim, ke SPKT Polda Sumsel.

Penangkapan dan pengunkapan ini diapresiasi sejumlah korban. Salah satunya dari empat warga Desa Tanjung Baru yang mengklaim sebagai pemilik sah sebagian tanah yang oleh Pemprov Sumsel rencananya bakal dibangun double track untuk angkutan khusus batubara ini.

“Lahan tersebut masih diusahakan oleh klien kami dengan ditanami tanaman padi dan tanaman produktif lain sejak tahun 1981 sampai saat ini,” kata kuasa hukum keempat warga, Himawan Susanto SH, MH di kantor hukum Bambang Heriyanto and Partners (BHP), Minggu (7/11).

Himawan mengatakan, pihaknya berharap kasus ini akan dapat menjadi pintu masuk bagi kepolisian dalam mengungkap praktik mafia tanah di Sumsel.

Jauh sebelumnya di lokasi ini pihaknya sempat melayangkan pengaduan dugaan pengerusakan di lahan tersebut ke Polda Sumsel tapi kasusnya di-SP 3.

“Dengan alasan tidak cukup bukti. Di lahan milik klien kami ini pernah dilakukan penimbunan oleh PT BKC selaku sub-kontraktor PT MRI,” katanya. Malah video aksi penimbunannya bahkan sempat viral di media sosial.

“PT MRI ini Direkturnya Setiawan Ichlas atau Iwan Bomba selaku pelapor dalam kasus penipuan dan penggelapan yang kini menjerat Pak Sarimuda dan Margono,” beber Himawan didampingi Anggun Sucipto SH, MH dan Adam Baharsa SH.





Melansir Sumeks co

Baca Juga  Bayi Usia 2 Hari Positif Covid-19 Jadi Kasus Termuda di Tarakan