Daerah  

Lanjutan Sidang Kasus Masjid Sriwijaya, Jaksa Kembali Hadirkan Muddai Madang-Alex Noerdin – cakrawalarafflesia


cakrawalarafflesia, PALEMBANG – Sidang dugaan korupsi dana hibah Masjid Sriwijaya Palembang menghadirkan enam saksi. Di antaranya yakni Alex Noerdin, Muddai Madang serta Marwah M Diah masih berlangsung hingga Senin (8/11) malam.

Majelis hakim, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati Sumsel serta penasihat hukum terdakwa Mukti Sulaiman dan Ahmad Nasuhi, Senin (8/11) silih berganti mengajukan pertanyaan terkait proses pencairan dana hibah Masjid Sriwijaya tahun 2015-2017.

Mantan Bendahara Yayasan Wakaf Masjid Raya Sriwijaya, Muddai Madang yang saat ini juga tersangka dalam kasus yang sama menerangkan bahwa dirinya ditunjuk sebagai bendahara Yayasan wakaf masjid Sriwijaya oleh Jimmly Assdhqie.

Mengenai adanya pencairan dana hibah sebesar 50 miliar rupiah di tahun 2015, Muddai Madang mengatakan dirinya hanya mengetahui hal tersebut setelah diberitahu oleh Sekertaris Umum Yayasan Masjid Sriwijaya, yang saat itu dijabat oleh Marwah M Diah.

“Saya tau akan terima dana hibah dari sekertaris umum pak Marwah M Diah. Dana hibah itu masuk ke rekening Bank Sumsel Babel cabang Jakarta,” jelas mantan ketua KONI Sumsel dari layar persidangan.

Ditanya soal dana hibah sebesar 50 miliar rupiah yang cair di tahun 2015, Muddai Madang mengatakan jika uang tersebut, sebanyak 48 miliar digunakan untuk membayar uang muka pada PT Brantas Abipraya.

“Sedangkan sisanya yang Rp2 miliar, masih ada di rekening yayasan,” ungkapnya.





Melansir Sumeks co

Baca Juga  Korban Bisnis Ikan Lele Ada yang Tanamkan Investasi Rp 5,8 Miliar – cakrawalarafflesia