Islami  

Tuntunan Sholat Fardhu Lengkap 2021 Niat, Tata Cara dan Doanya

CakrawalaSulsel – Tuntunan sholat fardhu ini sangat penting untuk diketahui khususnya bagi umat Islam agar bisa menjalankan ibadah dengan khusyuk. Sholat merupakan kewajiban untuk dikerjakan bagi semua umat Muslim yang sudah balig dan berakal.

Bahkan sholat fardhu ini tidak bisa ditawar-tawar lagi. Selama dirinya masih menghembuskan nafas dan masih menginjakkan kaki di muka bumi ini, selama itu pula kewajibannya untuk selalu senangtiasa melaksanakan ibadah shalat.

Ibadah sholat fardhu atau lima waktu sudah ditentukan waktunya yakni dzuhur, ashar, magrib, isya dan subuh dan diwajibkan untuk dikerjakan.

Allah berfirman dalam Alquran surah Al-Baqarah ayat 43 yang berbunyi:

وَأَقِيمُوا۟ ٱلصَّلَوٰةَ وَءَاتُوا۟ ٱلزَّكَوٰةَ وَٱرْكَعُوا۟ مَعَ ٱلرَّٰكِعِينَ

Artinya:

“Dan dirikanlah salat, tunaikanlah zakat dan rukuklah beserta orang-orang yang rukuk.”

Mengutip dari buku Tuntunan Shalat Lengkap, Ust. Labib Mz. Ada lima sholat yang fardhu dilakukan dalam sehari semalam yaitu:

Berikur adalah tuntunan sholat fardhu Lengkap Niat, Tata Cara dan Doanya.

Baca Juga: Terbaru 2021, Sholat Sunnah Wudhu Lengkap Niat, Dzikir dan Doanya

Tata Cara Pelaksanaan Sholat Fardhu

Tata Cara Pelaksanaan Sholat Fardhu
Tata Cara Pelaksanaan Sholat Fardhu

Sholat Fardhu terdiri dari 5 sholat yaitu: Dzuhur, Ashar, Maghrib, Isya dan Subuh. Berikut cara mengerjakannya:

1. Sholat Fardhu Dzuhur

Waktu pelaksanaan sholat fardhu dzuhur adalah setelah tergelincir matahari sampai bayang-bayang sesuatu benda telah sama dengan panjang benda tersebut.

Sholat Dzuhur sendiri merupakan salah satu sholat wajib lima waktu yang wajib ditunaikan. Bacaan niat dan tata cara sholat Dzuhur terdiri dari 4 rakaat, yang dimulai dari takbiratul ihram hingga salam.

Tata Cara Sholat Fardhu Dzuhur 4 rakaat

Tata Cara Sholat Dzuhur 4 rakaat, niat sholat dzuhur
Tata Cara Sholat Dzuhur 4 rakaat

Berikut adalah niat sholat Dzuhur dan tata caranya:

Niat Sholat Fardhu Dzuhur

1. Bacaan niat sholat Fardhu Dzuhur (Sendiri)

اُصَلِّيْ فَرْضَ الظُّهْرِ أَرْبَعَ رَكَعاَتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لله تَعَالَى

“Ushalli Fardhodhuhri arba’a raka’aatin mustaqbilal qiblati adaan lillahi ta’ala.”

Artinya:

Saya melakukan shalat fardhu dzuhur sebanyak empat rakaat dengan menghadap kiblat, pada waktunya karena Allah Ta’ala.

2. Bacaan niat sholat Fardhu Dzuhur (Makmum)

اُصَلّى فَرْضَ الظُّهْرِاَرْبَعَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى

“Ushollii fardhodl dhuhri arba’a raka’aatim mustaqbilal qiblati adaa-an ma’muuman lillaahi ta’aala.”

Artinya:

Aku berniat shalat fardu Dhuhur empat raka’at menghadap kiblat sebagai ma’mum karena Allah Ta’ala.

3. Bacaan niat sholat Fardhu Dzuhur (Imam)

اُصَلِّى فَرْضَ الظُّهْرِاَرْبَعَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً اِمَامًا ِللهِ تَعَالَى

“Ushalli fardhodl dhuhri arba’a raka’aatim mustaqbilal qiblati adaa-an imaaman lillaahi ta’aala.”

Artinya:

“Aku berniat shalat fardhu Dzuhur empat raka’at menghadap kiblat sebagai imam karena Allah Ta’ala.”

Bacaan-Bacaan dalam Sholat Fardhu Dzuhur

Bacaan-Bacaan dalam Sholat Dzuhur, Rakaat Pertama, Takbiratul ihram
Bacaan-Bacaan dalam Sholat Dzuhur

Rakaat Pertama:

Mengerjakan sholat dzuhur pada rakaat pertama, dianjurkan berdiri tegak menghadap kiblat lalu membaca niat sholat yang dilafazkan dalam hati.

Takbiratul ihram

Setelah membaca niat sholat dzuhur, kemudian melakukan takbiratul ihram dengan cara mengangkat kedua tangan serta membaca:

الله أَكْبَر

“Allahu akbar”

Artinya: Allah maha besar.

Membaca doa iftitah

Membaca doa iftitah, alfatihah, surah pendek ayat alquran sholat dzuhur
Membaca doa iftitah

Setelah takbiratul ihram sholat dzuhur, kedua belah tangan didekapkan pada dada kemudian membaca doa iftitah seperti berikut.

اللهُ اَكْبَرُ كَبِرًا وَالْحَمْدُ لِلهِ كَشِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَاَصِيْلًا . اِنِّى وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِيْ فَطَرَالسَّمَاوَاتِ وَالْااَرْضَ حَنِيْفًا مُسْلِمًا وَمَا اَنَا مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ . اِنَّ صَلَاتِيْ وَنُسُكِيْ وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِيْ لِلهِ رَبِّ الْعَا لَمِيْنَ . لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَبِذَ لِكَ اُمِرْتُ وَاَنَ مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ .

“Allaahu akbar Kabiroo Walhamdulillaahi Katsiiraa, Wa Subhaanallaahi Bukratan Wa’ashiilaa, Innii Wajjahtu Wajhiya Lilladzii Fatharas Samaawaati Wal Ardha Haniifan Musliman Wamaa Anaa Minal Musyrikiin. Inna Shalaatii Wa Nusukii Wa Mahyaaya Wa Mamaatii Lillaahi Rabbil ‘Aalamiina. Laa Syariikalahu Wa Bidzaalika Umirtu Wa Ana Minal Muslimiin.”

Artinya:

Allah Maha Besar dengan sebesar-besarnya, segala puji bagi Allah dengan pujian yang banyak. Maha Suci Allah pada waktu pagi dan petang. Sesungguhnya aku hadapkan wajahku kepada Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dengan segenap kepatuhan atau dalam keadaan tunduk, dan aku bukanlah dari golongan orang-orang yang menyekutukan-Nya.

Sesungguhnya sholatku, ibadahku, hidup dan matiku hanyalah untuk Allah Tuhan Semesta Alam, yang tidak ada sekutu bagi-Nya. Dengan yang demikian itulah aku diperintahkan. Dan aku adalah termasuk orang-orang muslim (Orang-orang yang berserah diri).

Membaca surat Al-Fatihah

Setelah membaca doa iftitah sholat dzuhur, kemudian dilanjutkan membaca surat alfatihah seperti bacaan di bawah ini:

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ (١) اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعٰلَمِيْنَۙ – (٢) الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِۙ – (٣) مٰلِكِ يَوْمِ الدِّيْنِۗ – (٤) اِيَّاكَ نَعْبُدُ وَاِيَّاكَ نَسْتَعِيْنُۗ – (٥) اِهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيْمَ ۙ – (٦)
صِرَاطَ الَّذِيْنَ اَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ ەۙ غَيْرِ الْمَغْضُوْبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّاۤلِّيْنَ – (٧)

“Bismillaahir-rohmaanir-rohiim. Al-hamdu lillaahi robbil-‘aalamiin. Ar-rohmaanir-rohiim. Maaliki yaumid-diin. Iyyaaka na’budu wa iyyaaka nasta’iin. ihdinash-shiroothol-mustaqiim, shiroothollaziina an’amta ‘alaihim ghoiril-maghdhuubi ‘alaihim wa ladh-dhooolliin.”

Artinya:

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan seluruh alam. Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang. Pemilik hari pembalasan. Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan. Tunjukilah kami jalan yang lurus, (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepadanya; bukan (jalan) mereka yang dimurkai, dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.

Keterangan: (Pada setiap rakaat dalam sholat wajib membaca surat Al-Fatihah).

Membaca ayat Alquran atau surat pendek

Selesai membaca Al-Fatihah pada rakaat pertama dan kedua sholat dzuhur bagi orang yang sholat sendirian atau menjadi imam, disunahkan membaca surah atau ayat Alquran.

Surah-surah pendek atau ayat Alquran yang bisa dibaca dalam sholat misalnya Surah An-Nas, Al-Ikhlas dan ayat Alquran lainnya.

Rukuk dengan thuma’ninah

Rukuk dengan thuma’ninah sholat dzuhur
Rukuk dengan thuma’ninah sholat dzuhur

Setelah membaca ayat Alquran atau surah pendek dalam sholat dzuhur kemudian mengangkat kedua tangan sejajar dengan bahu, sementara ujung-ujung jari sejajar telinga dan diikuti dengan bacaan takbir: “Allaahu Akbar”.

Kemudian rukuk dengan dengan thuma’ninah badan membungkuk, dan kedua tangan memegang lutut sehingga antara punggung dan kepala terlihat rata. Setelah itu, bacalah tasbih sebagai berikut:

Adapun bacaan untuk rukuk adalah sebagai berikut:

سُبْحَانَ رَبِّىَ الْعَظِيمِ وَبِحَمْدِهِ

“Subhaana rabbiyal adziimi wa bihamdih” (dibaca 3 kali)
Artinya: Maha Suci Tuhan Maha Agung serta memujilah aku kepada-Nya.

Ittidal dengan thuma’ninah

Selesai rukuk, kemudian ittidal dengan thuma’ninah dengan cara badan kembali ditegakkan dengan mengangkat kembali kedua tangan sejajar dengan telinga sembari mengucapkan:

سَمِعَ اللَّهُ لِمَنْ حَمِدَهُ

“Sami’alloohu liman hamidah“
Artinya: Allah mendengar orang yang memuji-Nya.

Bacaan tersebut diucapkan sambil mengangkat kedua tangan sejajar dengan telinga dan berdiri tegak. Setelah itu kemudian membaca doa itidal sebagai berikut:

رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ مِلْءَ السَّمَاوَاتِ وَمِلْءَ الْأَرْضِ وَمِلْءَ مَا شِئْتَ مِنْ شَيْءٍ بَعْدُ

“Rabbana lakal hamdu milus samawati wa mil ulardi wa mil umasyita min syaiin badu“

Artinya:

Ya Allah Tuhan kami! Bagi-Mu segala puji, sepenuh langit dan bumi, dan sepenuh barang yang Kau kehendaki sesudah itu.

Sujud dengan thuma’ninah (Sujud pertama)

Sujud dengan thuma’ninah (Sujud pertama) sholat dzuhur
Sujud dengan tuma’ninah

Melakukan sujud dengan thuma’ninah yang pertama dengan cara sujud tersungkur dengan mengucapkan “Allahu Akbar” hingga kedua telapak tangan dan dahi serta hidung menempel pada sejadah.

Setelah dalam posisi sujud kemudian membaca tasbih sebagai berikut:

سُبْحَانَ رَبِّىَ الْأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

“Subhaana robbiyal ‘a’la wabihamdih“ (Bacaan doa sujud diucapkan sebanyak 3 kali).

Artinya:

Maha Suci Tuhan Maha Tinggi serta memujilah aku kepada-Nya.

Kemudian bangun dari sujud dengan mengucapkan takbir “Allaahu Akbar” kemudian melakukan duduk di antara dua sujud.

Duduk antara dua sujud dengan thuma’ninah

Duduk antara dua sujud dengan thuma’ninah sholat dzuhur
Duduk antara dua sujud dengan thuma’ninah sholat dzuhur

Setelah sujud kemudian bangkit untuk memposisikan duduk antara dua sujud dengan thuma’ninah yang diikuti dengan bacaan “Allahu Akbar”. Dan setelah posisi sempurna kemudian membaca:

رَبِّ اغْفِرْ لِي ، وَارْحَمْنِي ، وَاجْبُرْنِي ، وَارْفَعْنِي ، وَارْزُقْنِي ، وَاهْدِنِي وَعَافِنِيْ وَاعْفُ عَنِّيْ

“Robbighfirlii warhamnii wajburnii warfa’nii wahdinii wa ‘aafinii wa’fu ‘annii“

Artinya:

Ya Allah, ampunilah dosaku, belas kasihanilah aku dan cukupkanlah segala kekurangan dan angkatlah derajat kami dan berilah rizki kepadaku, dan berilah aku petunjuk dan berilah kesehatan kepadaku dan berilah ampunan kepadaku.

Kemudian mengucapkan “Allaahu Akbar” kemudian melakukan kembali sujud yang kedua kalinya.

Sujud dengan thuma’ninah (Sujud kedua)

Sujud dengan thuma’ninah (Sujud kedua) sholat dzuhur
Sujud dengan thuma’ninah (Sujud kedua) sholat dzuhur

Sujud dengan thuma’ninah yang kedua, ketiga, dan keempat dikerjakan seperti halnya pada waktu sujud yang pertama, baik caranya hingga bacaannya.

Adapun bacaan doa sujud yang diucapkan adalah:

سُبْحَانَ رَبِّىَ الْأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

“Subhaana robbiyal ‘a’la wabihamdih“ (3X)

Artinya: Maha Suci Tuhan Maha Tinggi serta memujilah aku kepada-Nya.

Perhatikan: (Bacaan doa sujud diucapkan masing-masing sebanyak 3 kali).

Kemudian bangun dari sujud untuk berdiri tegak seraya mengucapkan “Allaahu Akbar” kemudian dilanjutkan untuk rakaat kedua.

Rakaat Kedua:

Membaca surat Al Fatihah

Pada rakaat kedua kembali membaca surah Al-Fatihah seperti bacaan pada rakaat pertama, kemudian kembali membaca surat-surat pendek lainnya.

Membaca surat pendek

Setelah membaca surat Al-Fatihah pada rakaat kedua, selanjutnya membaca surah atau ayat pendek dari Alquran sesuai pilihan masing-masing.

KETERANGAN:
Setelah membaca surat Al-Fatihah pada rakaat ketiga dan keempat tidak lagi dilanjutkan bacaan surat-surat pendek seperti bacaan pada rakaat pertama dan kedua. Namun langsung dilanjutkan untuk melakukan rukuk.

Rukuk dengan tuma’ninah

Pada rakaat kedua, ketiga dan keempat kemudian dilanjutkan rukuk dengan tuma’ninah seperti halnya pada rukuk rakaat pertama, baik caranya hingga bacaannya.

Ittidal dengan tuma’ninah

Ittidal dengan tuma’ninah dari rakaat kedua, ketiga dan keempat dikerjakan seperti halnya pada rakaat pertama, baik caranya hingga bacaannya.

Sujud dengan tuma’ninah

Sujud dengan tuma’ninah dari rakaat kedua, ketiga dan keempat dikerjakan seperti halnya pada rakaat pertama, baik caranya hingga bacaannya.

Duduk di antara dua sujud dengan tuma’ninah

Duduk di antara dua sujud dengan tuma’ninah dari rakaat kedua, ketiga dan keempat dikerjakan seperti halnya pada rakaat pertama, baik caranya hingga bacaannya.

Sujud kedua dengan tuma’ninah

Sujud kedua dengan tuma’ninah untuk rakaat ketiga dan keempat dikerjakan seperti halnya pada waktu sujud yang pertama, baik caranya hingga bacaannya.

Duduk Tahiyyat awal dengan tuma’ninah

Duduk Tahiyyat awal dengan tuma’ninah sholat dzuhur
Duduk Tahiyyat awal dengan tuma’ninah sholat dzuhur

Tahiyyat awal dengan tuma’ninah dilakukan saat rakaat kedua pada sholat Dzuhur. Adapun bacaan doanya adalah sebagai berikut:

التَّحِيَّاتُ الْمُبَارَكَاتُ الصَّلَوَاتُ الطَّيِّبَاتُ لِلَّهِ السَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِىُّ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ السَّلاَمُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللَّهِ الصَّالِحِينَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ

“Attahiyyatul mubarakaatus salawatut tayyibatu lillah. Assalamu alaika ayyuhan nabiyyu warahmatullahi wabarakatuh. Assalamu alaina wa ala ibadillahis salihin. Asyhadu alla ilaha illallah. Wa asyhadu anna Muhammadar rasulullah. Allahumma salli ala sayyidina Muhammad“

Artinya:

Segala penghormatan yang berkat solat yang baik adalah untuk Allah. Sejahtera atas engkau wahai Nabi dan rahmat Allah serta keberkatannya. Sejahtera ke atas kami dan atas hamba-hamba Allah yang soleh. Aku naik saksi bahawa tiada Tuhan melainkan Allah dan aku naik saksi bahawasanya Muhammad itu adalah pesuruh Allah.

Duduk tahiyyat akhir dengan tuma’ninah

Duduk tahiyyat akhir dengan tuma’ninah sholat dzuhur
Duduk tahiyyat akhir dengan tuma’ninah sholat dzuhur

Thiyyat akhir dengan tuma’ninah ini dilakukan setelah rakaat keempat sholat dzuhur yang bacaannya sebelum mengucapkan salam.

Berikut adalah bacaan doa tahiyyat akhir:

وَعَلَى آلِ سيدنا مُحَمَّد

“Wa ‘ala aali sayyidina Muhammad”

Artinya: YaAllah! Limpahilah rahmad atas keluarga Nabi Muhammad.

كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى سيدنا إبْرَاهِيم وعَلَي آلِ سَيدنا إِبْرَاهِيمَ و بَارِِكْ عَلَى سيدنا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سيدنا مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى سيدنا إبراهيم و علي آلِ سيدناإِبْرَاهِيمَ في العالمين إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ

“Kamaa shollayta ‘ala sayyidina Ibrahim. Wa Baarik ‘ala sayyidina Muhammad wa ‘ala aali sayyidina Muhammad. Kamaa baarakta ‘ala sayyidinaa Ibrahim, wa ‘ala sayyidina Ibrahim, fil ‘aalamiina innaka hamiidun majiid.”

Artinya:

Sebagaimana Engkau selawatkan ke atas Ibrahim dan atas keluarga Ibrahim. Berkatilah ke atas Muhammad dan atas keluarganya sebagaimana Engkau berkati ke atas Ibrahim dan atas keluarga Ibrahim di dalam alam ini. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Agung.

Salam

Salam sholat dzuhur
Salam sholat dzuhur

Salam adalah gerakan terakhir dalam sholat dengan mengucapkan: “Assalamu ‘alaikum warahmatullah” dengan menoleh ke kanan, lalu mengucapkan kalimat salam kembali dengan menoleh ke kiri.

2. Sholat Fardhu Ashar

Sholat Ashar adalah salah satu sholat wajib lima waktu yang wajib ditunaikan. Waktu pelaksanaannya dimulai setelah waktu dzuhur habis sampai matahari terbenam di ufuk barat.

Bacaan niat dan tata cara sholat ashar terdiri dari 4 rakaat, yang dimulai dari takbiratul ikhram hingga salam.

Tata Cara Sholat Fardhu Ashar 4 rakaat

Tata Cara Sholat Ashar 4 rakaat niat sholat ashar
Tata Cara Sholat Ashar 4 rakaat niat sholat ashar

Berikut adalah niat sholat Ashar lengkap dengan tata caranya:

Niat Sholat Fardhu Ashar

1. Bacaan niat sholat fardhu ashar (Sendiri)

أُصَلِّى فَرْضَ العَصْرِأَرْبَعَ رَكَعاَتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لله تَعَالَى

“Usholli Fardlol Ashri Arba’a Roka’aataim Mustaqbilal Qiblati Adaa-an Lillahi ta’aala”

Artinya:

Aku niat melakukan sholat fardu ashar 4 rakaat, sambil menghadap qiblat, karena Allah ta’ala.

2. Bacaan niat sholat fardhu ashar (Makmum)

اُصَلّى فَرْضَ الظُّهْرِاَرْبَعَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى

“Ushollii fardhodl Ashri arba’a raka’aatim mustaqbilal qiblati adaa-an ma’muuman lillaahi ta’aala.”

Artinya:

Aku berniat shalat fardu ashar empat raka’at menghadap kiblat sebagai ma’mum karena Allah Ta’ala.

3. Bacaan niat sholat fardhu ashar (Imam)

اُصَلِّى فَرْضَ الظُّهْرِاَرْبَعَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً اِمَامًا ِللهِ تَعَالَى

“Ushalli fardhodl Ashri arba’a raka’aatim mustaqbilal qiblati adaa-an imaaman lillaahi ta’aala.”

Artinya:

Aku berniat shalat fardhu Ashar empat raka’at menghadap kiblat sebagai imam karena Allah Ta’ala.

Bacaan-Bacaan dalam Sholat Fardhu Ashar

Bacaan-Bacaan dalam Sholat Ashar, Rakaat Pertama, Takbiratul ihram
Bacaan-Bacaan dalam Sholat Ashar, Rakaat Pertama, Takbiratul ihram

Rakaat Pertama:

Mengerjakan sholat Fardhu Ashar pada rakaat pertama, dianjurkan berdiri tegak menghadap kiblat lalu membaca niat sholat yang dilafazkan dalam hati.

Takbiratul ihram

Setelah membaca niat sholat Ashar, kemudian melakukan takbiratul ihram dengan cara mengangkat kedua tangan serta membaca:

الله أَكْبَر

“Allahu akbar”

Artinya: Allah maha besar.

Membaca doa iftitah

Membaca doa iftitah, alfatihah, surah pendek ayat alquran sholat ashar
Membaca doa iftitah, alfatihah, surah pendek ayat alquran sholat ashar

Setelah takbiratul ihram sholat Ashar, kedua belah tangan didekapkan pada dada kemudian membaca doa iftitah seperti berikut.

اللهُ اَكْبَرُ كَبِرًا وَالْحَمْدُ لِلهِ كَشِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَاَصِيْلًا . اِنِّى وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِيْ فَطَرَالسَّمَاوَاتِ وَالْااَرْضَ حَنِيْفًا مُسْلِمًا وَمَا اَنَا مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ . اِنَّ صَلَاتِيْ وَنُسُكِيْ وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِيْ لِلهِ رَبِّ الْعَا لَمِيْنَ . لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَبِذَ لِكَ اُمِرْتُ وَاَنَ مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ .

“Allaahu akbar Kabiroo Walhamdulillaahi Katsiiraa, Wa Subhaanallaahi Bukratan Wa’ashiilaa, Innii Wajjahtu Wajhiya Lilladzii Fatharas Samaawaati Wal Ardha Haniifan Musliman Wamaa Anaa Minal Musyrikiin. Inna Shalaatii Wa Nusukii Wa Mahyaaya Wa Mamaatii Lillaahi Rabbil ‘Aalamiina. Laa Syariikalahu Wa Bidzaalika Umirtu Wa Ana Minal Muslimiin.”

Artinya:

Allah Maha Besar dengan sebesar-besarnya, segala puji bagi Allah dengan pujian yang banyak. Maha Suci Allah pada waktu pagi dan petang. Sesungguhnya aku hadapkan wajahku kepada Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dengan segenap kepatuhan atau dalam keadaan tunduk, dan aku bukanlah dari golongan orang-orang yang menyekutukan-Nya.

Baca Juga  Tata Cara Tayamum Pengganti Wudhu Lengkap, Niat, Doa dan Gambarnya

Sesungguhnya sholatku, ibadahku, hidup dan matiku hanyalah untuk Allah Tuhan Semesta Alam, yang tidak ada sekutu bagi-Nya. Dengan yang demikian itulah aku diperintahkan. Dan aku adalah termasuk orang-orang muslim (Orang-orang yang berserah diri).

Membaca surat Al-Fatihah

Setelah membaca doa iftitah sholat Ashar, kemudian dilanjutkan membaca surat alfatihah seperti bacaan di bawah ini:

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ (١) اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعٰلَمِيْنَۙ – (٢) الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِۙ – (٣) مٰلِكِ يَوْمِ الدِّيْنِۗ – (٤) اِيَّاكَ نَعْبُدُ وَاِيَّاكَ نَسْتَعِيْنُۗ – (٥) اِهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيْمَ ۙ – (٦)
صِرَاطَ الَّذِيْنَ اَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ ەۙ غَيْرِ الْمَغْضُوْبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّاۤلِّيْنَ – (٧)

“Bismillaahir-rohmaanir-rohiim. Al-hamdu lillaahi robbil-‘aalamiin. Ar-rohmaanir-rohiim. Maaliki yaumid-diin. Iyyaaka na’budu wa iyyaaka nasta’iin. ihdinash-shiroothol-mustaqiim, shiroothollaziina an’amta ‘alaihim ghoiril-maghdhuubi ‘alaihim wa ladh-dhooolliin.”

Artinya:

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan seluruh alam. Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang. Pemilik hari pembalasan. Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan. Tunjukilah kami jalan yang lurus, (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepadanya; bukan (jalan) mereka yang dimurkai, dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.

Keterangan: (Pada setiap rakaat dalam sholat wajib membaca surat Al-Fatihah).

Membaca ayat Alquran atau surat pendek

Selesai membaca Al-Fatihah pada rakaat pertama dan kedua sholat Ashar bagi orang yang sholat sendirian, makmum atau menjadi imam, disunahkan membaca surah atau ayat Alquran.

Surah-surah pendek atau ayat Alquran yang bisa dibaca dalam sholat misalnya Surah An-Nas, Al-Ikhlas dan ayat Alquran lainnya.

Rukuk dengan thuma’ninah

Rukuk dengan thuma’ninah sholat ashar
Rukuk dengan thuma’ninah sholat ashar

Setelah membaca ayat Alquran atau surah pendek dalam sholat Ashar kemudian mengangkat kedua tangan sejajar dengan bahu, sementara ujung-ujung jari sejajar telinga dan diikuti dengan bacaan takbir: “Allaahu Akbar”.

Kemudian rukuk dengan dengan thuma’ninah badan membungkuk, dan kedua tangan memegang lutut sehingga antara punggung dan kepala terlihat rata. Setelah itu, bacalah tasbih sebagai berikut:

Adapun bacaan untuk rukuk adalah sebagai berikut:

سُبْحَانَ رَبِّىَ الْعَظِيمِ وَبِحَمْدِهِ

“Subhaana rabbiyal adziimi wa bihamdih” (dibaca 3 kali)

Artinya: Maha Suci Tuhan Maha Agung serta memujilah aku kepada-Nya.

Ittidal dengan thuma’ninah

Selesai rukuk, kemudian ittidal dengan thuma’ninah dengan cara badan kembali ditegakkan dengan mengangkat kembali kedua tangan sejajar dengan telinga sembari mengucapkan:

سَمِعَ اللَّهُ لِمَنْ حَمِدَهُ

“Sami’alloohu liman hamidah“

Artinya: Allah mendengar orang yang memuji-Nya.

Bacaan tersebut diucapkan sambil mengangkat kedua tangan sejajar dengan telinga dan berdiri tegak. Setelah itu kemudian membaca doa itidal sebagai berikut:

رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ مِلْءَ السَّمَاوَاتِ وَمِلْءَ الْأَرْضِ وَمِلْءَ مَا شِئْتَ مِنْ شَيْءٍ بَعْدُ

“Rabbana lakal hamdu milus samawati wa mil ulardi wa mil umasyita min syaiin badu“

Artinya:

Ya Allah Tuhan kami! Bagi-Mu segala puji, sepenuh langit dan bumi, dan sepenuh barang yang Kau kehendaki sesudah itu.

Sujud dengan thuma’ninah (Sujud pertama)

Sujud dengan thuma’ninah (Sujud pertama) sholat ashar
Sujud dengan thuma’ninah (Sujud pertama) sholat ashar

Melakukan sujud dengan thuma’ninah yang pertama dengan cara sujud tersungkur dengan mengucapkan “Allahu Akbar” hingga kedua telapak tangan dan dahi serta hidung menempel pada sejadah.

Setelah dalam posisi sujud kemudian membaca tasbih sebagai berikut:

سُبْحَانَ رَبِّىَ الْأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

“Subhaana robbiyal ‘a’la wabihamdih“ (Bacaan doa sujud diucapkan sebanyak 3 kali).

Artinya:

Maha Suci Tuhan Maha Tinggi serta memujilah aku kepada-Nya.

Kemudian bangun dari sujud dengan mengucapkan takbir “Allaahu Akbar” kemudian melakukan duduk di antara dua sujud.

Duduk antara dua sujud dengan thuma’ninah

Duduk antara dua sujud dengan thuma’ninah sholat ashar
Duduk antara dua sujud dengan thuma’ninah sholat ashar

Setelah sujud kemudian bangkit untuk memposisikan duduk antara dua sujud dengan thuma’ninah yang diikuti dengan bacaan “Allahu Akbar”. Dan setelah posisi sempurna kemudian membaca:

رَبِّ اغْفِرْ لِي ، وَارْحَمْنِي ، وَاجْبُرْنِي ، وَارْفَعْنِي ، وَارْزُقْنِي ، وَاهْدِنِي وَعَافِنِيْ وَاعْفُ عَنِّيْ

“Robbighfirlii warhamnii wajburnii warfa’nii wahdinii wa ‘aafinii wa’fu ‘annii“

Artinya:

Ya Allah, ampunilah dosaku, belas kasihanilah aku dan cukupkanlah segala kekurangan dan angkatlah derajat kami dan berilah rizki kepadaku, dan berilah aku petunjuk dan berilah kesehatan kepadaku dan berilah ampunan kepadaku.

Kemudian mengucapkan “Allaahu Akbar” kemudian melakukan kembali sujud yang kedua kalinya.

Sujud dengan thuma’ninah (Sujud kedua)

Sujud dengan thuma’ninah (Sujud kedua) sholat ashar
Sujud dengan thuma’ninah (Sujud kedua) sholat ashar

Sujud dengan thuma’ninah yang kedua, ketiga, dan keempat dikerjakan seperti halnya pada waktu sujud yang pertama, baik caranya hingga bacaannya.

Adapun bacaan doa sujud yang diucapkan adalah:

سُبْحَانَ رَبِّىَ الْأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

“Subhaana robbiyal ‘a’la wabihamdih“ (3X)

Artinya: Maha Suci Tuhan Maha Tinggi serta memujilah aku kepada-Nya.

Perhatikan: (Bacaan doa sujud diucapkan masing-masing sebanyak 3 kali).

Kemudian bangun dari sujud untuk berdiri tegak seraya mengucapkan “Allaahu Akbar” kemudian dilanjutkan untuk rakaat kedua.

Rakaat Kedua:

Membaca surat Al Fatihah

Pada rakaat kedua kembali membaca surah Al-Fatihah seperti bacaan pada rakaat pertama, kemudian kembali membaca surat-surat pendek lainnya.

Membaca surat pendek

Setelah membaca surat Al-Fatihah pada rakaat kedua, selanjutnya membaca surah atau ayat pendek dari Alquran sesuai pilihan masing-masing.

KETERANGAN:
Setelah membaca surat Al-Fatihah pada rakaat ketiga dan keempat tidak lagi dilanjutkan bacaan surat-surat pendek seperti bacaan pada rakaat pertama dan kedua. Namun langsung dilanjutkan untuk melakukan rukuk.

Rukuk dengan tuma’ninah

Pada rakaat kedua, ketiga dan keempat kemudian dilanjutkan rukuk rukuk dengan tuma’ninah seperti halnya pada rukuk rakaat pertama, baik caranya hingga bacaannya.

Ittidal dengan tuma’ninah

Ittidal dengan tuma’ninah dari rakaat kedua, ketiga dan keempat dikerjakan seperti halnya pada rakaat pertama, baik caranya hingga bacaannya.

Sujud dengan tuma’ninah

Sujud dengan tuma’ninah dari rakaat kedua, ketiga dan keempat dikerjakan seperti halnya pada rakaat pertama, baik caranya hingga bacaannya.

Duduk di antara dua sujud dengan tuma’ninah

Duduk di antara dua sujud dengan tuma’ninah dari rakaat kedua, ketiga dan keempat dikerjakan seperti halnya pada rakaat pertama, baik caranya hingga bacaannya.

Sujud kedua dengan tuma’ninah

Sujud kedua dengan tuma’ninah untuk rakaat ketiga dan keempat dikerjakan seperti halnya pada waktu sujud yang pertama, baik caranya hingga bacaannya.

Duduk Tahiyyat awal dengan tuma’ninah

Duduk Tahiyyat awal dengan tuma’ninah sholat ashar
Duduk Tahiyyat awal dengan tuma’ninah sholat ashar

Tahiyyat awal dengan tuma’ninah dilakukan saat rakaat kedua pada sholat Ashar. Adapun bacaan doanya adalah sebagai berikut:

التَّحِيَّاتُ الْمُبَارَكَاتُ الصَّلَوَاتُ الطَّيِّبَاتُ لِلَّهِ السَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِىُّ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ السَّلاَمُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللَّهِ الصَّالِحِينَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ

“Attahiyyatul mubarakaatus salawatut tayyibatu lillah. Assalamu alaika ayyuhan nabiyyu warahmatullahi wabarakatuh. Assalamu alaina wa ala ibadillahis salihin. Asyhadu alla ilaha illallah. Wa asyhadu anna Muhammadar rasulullah. Allahumma salli ala sayyidina Muhammad“

Artinya:

Segala penghormatan yang berkat solat yang baik adalah untuk Allah. Sejahtera atas engkau wahai Nabi dan rahmat Allah serta keberkatannya. Sejahtera ke atas kami dan atas hamba-hamba Allah yang soleh. Aku naik saksi bahawa tiada Tuhan melainkan Allah dan aku naik saksi bahawasanya Muhammad itu adalah pesuruh Allah.

Duduk tahiyyat akhir dengan tuma’ninah

Duduk tahiyyat akhir dengan tuma’ninah sholat ashar
Duduk tahiyyat akhir dengan tuma’ninah sholat ashar

Thiyyat akhir dengan tuma’ninah ini dilakukan setelah rakaat keempat sholat Ashar yang bacaannya sebelum mengucapkan salam.

Berikut adalah bacaan doa tahiyyat akhir:

وَعَلَى آلِ سيدنا مُحَمَّد

“Wa ‘ala aali sayyidina Muhammad”

Artinya: YaAllah! Limpahilah rahmad atas keluarga Nabi Muhammad.

كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى سيدنا إبْرَاهِيم وعَلَي آلِ سَيدنا إِبْرَاهِيمَ و بَارِِكْ عَلَى سيدنا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سيدنا مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى سيدنا إبراهيم و علي آلِ سيدناإِبْرَاهِيمَ في العالمين إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ

“Kamaa shollayta ‘ala sayyidina Ibrahim. Wa Baarik ‘ala sayyidina Muhammad wa ‘ala aali sayyidina Muhammad. Kamaa baarakta ‘ala sayyidinaa Ibrahim, wa ‘ala sayyidina Ibrahim, fil ‘aalamiina innaka hamiidun majiid.”

Artinya:

Sebagaimana Engkau selawatkan ke atas Ibrahim dan atas keluarga Ibrahim. Berkatilah ke atas Muhammad dan atas keluarganya sebagaimana Engkau berkati ke atas Ibrahim dan atas keluarga Ibrahim di dalam alam ini. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Agung.

Salam

Salam sholat fardhu ashar
Salam sholat ashar

Salam adalah gerakan terakhir dalam sholat dengan mengucapkan: “Assalamu ‘alaikum warahmatullah” dengan menoleh ke kanan, lalu mengucapkan kalimat salam kembali dengan menoleh ke kiri.

3. Sholat Fardhu Maghrib

Sholat maghrib adalah salah satu sholat wajib lima waktu yang wajib ditunaikan. Waktunya mulai terbenamnya matahari hingga hilangnya megah merah.

Bacaan niat dan tata cara sholat maghrib terdiri dari 3 rakaat, yang dimulai dari takbiratul ikhram hingga salam.

Tata Cara Sholat Fardhu Maghrib 3 rakaat

Tata Cara Sholat Maghrib 3 rakaat niat sholat fardhu Maghrib
Tata Cara Sholat Maghrib 3 rakaat niat sholat fardhu Maghrib

Berikut adalah niat sholat Maghrib lengkap dengan tata caranya:

Niat Sholat Fardhu Maghrib

1. Bacaan niat sholat Fardhu Maghrib (Sendiri)

أُصَلِّى فَرْضَ المَغْرِبِ ثَلاَثَ رَكَعاَتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لله تَعَالَى.

“Ushalli fardhol maghribi tsalaatsa raka’aatin mustaqbilal qiblati adaa,an lillaahi ta’aala.”

Artinya:

Saya melakukan shalat fardhu maghrib sebanyak tiga rakaat dengan menghadap kiblat, pada waktunya karena Allah Ta’ala.

2. Bacaan niat sholat Fardhu Maghrib (Makmum)

أُصَلِّى فَرْضَ المَغْرِبِ ثَلاَثَ رَكَعاَتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً مَأْمُوْمًالله تَعَالَى.

“Ushalli fardhol maghribi tsalaatsa raka’aatin mustaqbilal qiblati adaa,an ma’muuman lillaahi ta’aala.”

Artinya:

Saya melakukan shalat fardhu maghrib sebanyak tiga rakaat dengan menghadap kiblat sebagai ma’mum karena Allah Ta’ala.

3. Bacaan niat sholat Fardhu Maghrib (Imam)

أُصَلِّى فَرْضَ المَغْرِبِ ثَلاَثَ رَكَعاَتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً إِمَامًا
لله تَعَالَى.

“Ushalli fardhol maghribi tsalaatsa raka’aatin mustaqbilal qiblati adaa,an imaaman lillaahi ta’aala.”

Artinya:

Saya melakukan shalat fardhu maghrib sebanyak tiga rakaat dengan menghadap kiblat sebagai imam karena Allah Ta’ala.

Bacaan-Bacaan dalam Sholat Fardhu Maghrib

Bacaan-Bacaan dalam Sholat fardhu Maghrib, Rakaat Pertama, Takbiratul ihram
Bacaan-Bacaan dalam Sholat fardhu Maghrib, Rakaat Pertama, Takbiratul ihram

Rakaat Pertama:

Mengerjakan sholat Maghrib pada rakaat pertama, dianjurkan berdiri tegak menghadap kiblat lalu membaca niat sholat yang dilafazkan dalam hati.

Takbiratul ihram

Setelah membaca niat sholat Maghrib, kemudian melakukan takbiratul ihram dengan cara mengangkat kedua tangan serta membaca:

الله أَكْبَر

“Allahu akbar”

Artinya: Allah maha besar.

Membaca doa iftitah

Membaca doa iftitah, alfatihah, surah pendek ayat alquran sholat fardhu Maghrib
Membaca doa iftitah, alfatihah, surah pendek ayat alquran sholat fardhu Maghrib

Setelah takbiratul ihram sholat Maghrib, kedua belah tangan didekapkan pada dada kemudian membaca doa iftitah seperti berikut.

اللهُ اَكْبَرُ كَبِرًا وَالْحَمْدُ لِلهِ كَشِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَاَصِيْلًا . اِنِّى وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِيْ فَطَرَالسَّمَاوَاتِ وَالْااَرْضَ حَنِيْفًا مُسْلِمًا وَمَا اَنَا مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ . اِنَّ صَلَاتِيْ وَنُسُكِيْ وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِيْ لِلهِ رَبِّ الْعَا لَمِيْنَ . لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَبِذَ لِكَ اُمِرْتُ وَاَنَ مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ .

“Allaahu akbar Kabiroo Walhamdulillaahi Katsiiraa, Wa Subhaanallaahi Bukratan Wa’ashiilaa, Innii Wajjahtu Wajhiya Lilladzii Fatharas Samaawaati Wal Ardha Haniifan Musliman Wamaa Anaa Minal Musyrikiin. Inna Shalaatii Wa Nusukii Wa Mahyaaya Wa Mamaatii Lillaahi Rabbil ‘Aalamiina. Laa Syariikalahu Wa Bidzaalika Umirtu Wa Ana Minal Muslimiin.”

Artinya:

Allah Maha Besar dengan sebesar-besarnya, segala puji bagi Allah dengan pujian yang banyak. Maha Suci Allah pada waktu pagi dan petang. Sesungguhnya aku hadapkan wajahku kepada Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dengan segenap kepatuhan atau dalam keadaan tunduk, dan aku bukanlah dari golongan orang-orang yang menyekutukan-Nya.

Sesungguhnya sholatku, ibadahku, hidup dan matiku hanyalah untuk Allah Tuhan Semesta Alam, yang tidak ada sekutu bagi-Nya. Dengan yang demikian itulah aku diperintahkan. Dan aku adalah termasuk orang-orang muslim (Orang-orang yang berserah diri).

Membaca surat Al-Fatihah

Setelah membaca doa iftitah sholat Maghrib, kemudian dilanjutkan membaca surat alfatihah seperti bacaan di bawah ini:

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ (١) اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعٰلَمِيْنَۙ – (٢) الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِۙ – (٣) مٰلِكِ يَوْمِ الدِّيْنِۗ – (٤) اِيَّاكَ نَعْبُدُ وَاِيَّاكَ نَسْتَعِيْنُۗ – (٥) اِهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيْمَ ۙ – (٦)
صِرَاطَ الَّذِيْنَ اَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ ەۙ غَيْرِ الْمَغْضُوْبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّاۤلِّيْنَ – (٧)

“Bismillaahir-rohmaanir-rohiim. Al-hamdu lillaahi robbil-‘aalamiin. Ar-rohmaanir-rohiim. Maaliki yaumid-diin. Iyyaaka na’budu wa iyyaaka nasta’iin. ihdinash-shiroothol-mustaqiim, shiroothollaziina an’amta ‘alaihim ghoiril-maghdhuubi ‘alaihim wa ladh-dhooolliin.”

Artinya:

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan seluruh alam. Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang. Pemilik hari pembalasan. Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan. Tunjukilah kami jalan yang lurus, (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepadanya; bukan (jalan) mereka yang dimurkai, dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.

Keterangan: (Pada setiap rakaat dalam sholat wajib membaca surat Al-Fatihah).

Membaca ayat Alquran atau surat pendek

Selesai membaca Al-Fatihah pada rakaat pertama dan kedua sholat Maghrib bagi orang yang sholat sendirian, makmum atau menjadi imam, disunahkan membaca surah atau ayat Alquran.

Surah-surah pendek atau ayat Alquran yang bisa dibaca dalam sholat misalnya Surah An-Nas, Al-Ikhlas dan ayat Alquran lainnya.

Rukuk dengan thuma’ninah

Rukuk dengan thuma’ninah sholat fardhu Maghrib
Rukuk dengan thuma’ninah sholat fardhu Maghrib

Setelah membaca ayat Alquran atau surah pendek dalam sholat Maghrib kemudian mengangkat kedua tangan sejajar dengan bahu, sementara ujung-ujung jari sejajar telinga dan diikuti dengan bacaan takbir: “Allaahu Akbar”.

Kemudian rukuk dengan dengan thuma’ninah badan membungkuk, dan kedua tangan memegang lutut sehingga antara punggung dan kepala terlihat rata. Setelah itu, bacalah tasbih sebagai berikut:

Adapun bacaan untuk rukuk adalah sebagai berikut:

سُبْحَانَ رَبِّىَ الْعَظِيمِ وَبِحَمْدِهِ

“Subhaana rabbiyal adziimi wa bihamdih” (dibaca 3 kali)

Artinya: Maha Suci Tuhan Maha Agung serta memujilah aku kepada-Nya.

Ittidal dengan thuma’ninah

Selesai rukuk, kemudian ittidal dengan thuma’ninah dengan cara badan kembali ditegakkan dengan mengangkat kembali kedua tangan sejajar dengan telinga sembari mengucapkan:

سَمِعَ اللَّهُ لِمَنْ حَمِدَهُ

“Sami’alloohu liman hamidah“

Artinya: Allah mendengar orang yang memuji-Nya.

Bacaan tersebut diucapkan sambil mengangkat kedua tangan sejajar dengan telinga dan berdiri tegak. Setelah itu kemudian membaca doa itidal sebagai berikut:

رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ مِلْءَ السَّمَاوَاتِ وَمِلْءَ الْأَرْضِ وَمِلْءَ مَا شِئْتَ مِنْ شَيْءٍ بَعْدُ

“Rabbana lakal hamdu milus samawati wa mil ulardi wa mil umasyita min syaiin badu“

Artinya: Ya Allah Tuhan kami! Bagi-Mu segala puji, sepenuh langit dan bumi, dan sepenuh barang yang Kau kehendaki sesudah itu.

Sujud dengan thuma’ninah (Sujud pertama)

Sujud dengan thuma’ninah (Sujud pertama) sholat fardhu Maghrib
Sujud dengan thuma’ninah (Sujud pertama) sholat fardhu Maghrib

Melakukan sujud dengan thuma’ninah yang pertama dengan cara sujud tersungkur dengan mengucapkan “Allahu Akbar” hingga kedua telapak tangan dan dahi serta hidung menempel pada sejadah.

Setelah dalam posisi sujud kemudian membaca tasbih sebagai berikut:

سُبْحَانَ رَبِّىَ الْأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

“Subhaana robbiyal ‘a’la wabihamdih“ (Bacaan doa sujud diucapkan sebanyak 3 kali).

Baca Juga  Ini Tata Cara Sholat bagi Orang yang Sakit, Wajib Selama Masih Berakal

Artinya:

Maha Suci Tuhan Maha Tinggi serta memujilah aku kepada-Nya.

Kemudian bangun dari sujud dengan mengucapkan takbir “Allaahu Akbar” kemudian melakukan duduk di antara dua sujud.

Duduk antara dua sujud dengan thuma’ninah

Duduk antara dua sujud dengan thuma’ninah sholat fardhu Maghrib
Duduk antara dua sujud dengan thuma’ninah sholat fardhu Maghrib

Setelah sujud kemudian bangkit untuk memposisikan duduk antara dua sujud dengan thuma’ninah yang diikuti dengan bacaan “Allahu Akbar”. Dan setelah posisi sempurna kemudian membaca:

رَبِّ اغْفِرْ لِي ، وَارْحَمْنِي ، وَاجْبُرْنِي ، وَارْفَعْنِي ، وَارْزُقْنِي ، وَاهْدِنِي وَعَافِنِيْ وَاعْفُ عَنِّيْ

“Robbighfirlii warhamnii wajburnii warfa’nii wahdinii wa ‘aafinii wa’fu ‘annii“

Artinya:

Ya Allah, ampunilah dosaku, belas kasihanilah aku dan cukupkanlah segala kekurangan dan angkatlah derajat kami dan berilah rizki kepadaku, dan berilah aku petunjuk dan berilah kesehatan kepadaku dan berilah ampunan kepadaku.

Kemudian mengucapkan “Allaahu Akbar” kemudian melakukan kembali sujud yang kedua kalinya.

Sujud dengan thuma’ninah (Sujud kedua)

Sujud dengan thuma’ninah (Sujud kedua) sholat fardhu Maghrib
Sujud dengan thuma’ninah (Sujud kedua) sholat fardhu Maghrib

Sujud dengan thuma’ninah yang kedua, ketiga, dan keempat dikerjakan seperti halnya pada waktu sujud yang pertama, baik caranya hingga bacaannya.

Adapun bacaan doa sujud yang diucapkan adalah:

سُبْحَانَ رَبِّىَ الْأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

“Subhaana robbiyal ‘a’la wabihamdih“ (3X)

Artinya: Maha Suci Tuhan Maha Tinggi serta memujilah aku kepada-Nya.

Perhatikan: (Bacaan doa sujud diucapkan masing-masing sebanyak 3 kali).

Kemudian bangun dari sujud untuk berdiri tegak seraya mengucapkan “Allaahu Akbar” kemudian dilanjutkan untuk rakaat kedua.

Rakaat Kedua:

Membaca surat Al Fatihah

Pada rakaat kedua kembali membaca surah Al-Fatihah seperti bacaan pada rakaat pertama, kemudian kembali membaca surat-surat pendek lainnya.

Membaca surat pendek

Setelah membaca surat Al-Fatihah pada rakaat kedua, selanjutnya membaca surah atau ayat pendek dari Alquran sesuai pilihan masing-masing.

KETERANGAN:
Setelah membaca surat Al-Fatihah pada rakaat ketiga tidak lagi dilanjutkan bacaan surat-surat pendek seperti bacaan pada rakaat pertama dan kedua. Namun langsung dilanjutkan untuk melakukan rukuk.

Rukuk dengan tuma’ninah

Pada rakaat kedua dan ketiga kemudian dilanjutkan rukuk dengan tuma’ninah seperti halnya pada rukuk rakaat pertama, baik caranya hingga bacaannya.

Ittidal dengan tuma’ninah

Ittidal dengan tuma’ninah dari rakaat kedua, dan ketiga dikerjakan seperti halnya pada rakaat pertama, baik caranya hingga bacaannya.

Sujud dengan tuma’ninah

Sujud dengan tuma’ninah dari rakaat kedua, dan ketiga dikerjakan seperti halnya pada rakaat pertama, baik caranya hingga bacaannya.

Duduk di antara dua sujud dengan tuma’ninah

Duduk di antara dua sujud dengan tuma’ninah dari rakaat kedua, dan ketiga dikerjakan seperti halnya pada rakaat pertama, baik caranya hingga bacaannya.

Sujud kedua dengan tuma’ninah

Sujud kedua dengan tuma’ninah untuk rakaat kedua dan ketiga dikerjakan seperti halnya pada waktu sujud yang pertama, baik caranya hingga bacaannya.

Duduk Tahiyyat awal dengan tuma’ninah

Duduk Tahiyyat awal dengan tuma’ninah sholat fardhu Maghrib
Duduk Tahiyyat awal dengan tuma’ninah sholat fardhu Maghrib

Tahiyyat awal dengan tuma’ninah dilakukan saat rakaat kedua pada sholat Maghrib. Adapun bacaan doanya adalah sebagai berikut:

التَّحِيَّاتُ الْمُبَارَكَاتُ الصَّلَوَاتُ الطَّيِّبَاتُ لِلَّهِ السَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِىُّ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ السَّلاَمُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللَّهِ الصَّالِحِينَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ

“Attahiyyatul mubarakaatus salawatut tayyibatu lillah. Assalamu alaika ayyuhan nabiyyu warahmatullahi wabarakatuh. Assalamu alaina wa ala ibadillahis salihin. Asyhadu alla ilaha illallah. Wa asyhadu anna Muhammadar rasulullah. Allahumma salli ala sayyidina Muhammad“

Artinya:

Segala penghormatan yang berkat solat yang baik adalah untuk Allah. Sejahtera atas engkau wahai Nabi dan rahmat Allah serta keberkatannya. Sejahtera ke atas kami dan atas hamba-hamba Allah yang soleh. Aku naik saksi bahawa tiada Tuhan melainkan Allah dan aku naik saksi bahawasanya Muhammad itu adalah pesuruh Allah.

Duduk tahiyyat akhir dengan tuma’ninah

Duduk tahiyyat akhir dengan tuma’ninah sholat fardhu Maghrib
Duduk tahiyyat akhir dengan tuma’ninah sholat fardhu Maghrib

Thiyyat akhir dengan tuma’ninah ini dilakukan setelah rakaat keempat sholat Maghrib yang bacaannya sebelum mengucapkan salam.

Berikut adalah bacaan doa tahiyyat akhir:

وَعَلَى آلِ سيدنا مُحَمَّد

“Wa ‘ala aali sayyidina Muhammad”

Artinya: YaAllah! Limpahilah rahmad atas keluarga Nabi Muhammad.

كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى سيدنا إبْرَاهِيم وعَلَي آلِ سَيدنا إِبْرَاهِيمَ و بَارِِكْ عَلَى سيدنا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سيدنا مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى سيدنا إبراهيم و علي آلِ سيدناإِبْرَاهِيمَ في العالمين إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ

“Kamaa shollayta ‘ala sayyidina Ibrahim. Wa Baarik ‘ala sayyidina Muhammad wa ‘ala aali sayyidina Muhammad. Kamaa baarakta ‘ala sayyidinaa Ibrahim, wa ‘ala sayyidina Ibrahim, fil ‘aalamiina innaka hamiidun majiid.”

Artinya:

Sebagaimana Engkau selawatkan ke atas Ibrahim dan atas keluarga Ibrahim. Berkatilah ke atas Muhammad dan atas keluarganya sebagaimana Engkau berkati ke atas Ibrahim dan atas keluarga Ibrahim di dalam alam ini. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Agung.

Salam

Salam sholat fardhu Maghrib
Salam sholat fardhu Maghrib

Salam adalah gerakan terakhir dalam sholat dengan mengucapkan: “Assalamu ‘alaikum warahmatullah” dengan menoleh ke kanan, lalu mengucapkan kalimat salam kembali dengan menoleh ke kiri.

4. Sholat Fardhu Isya

Sholat Isya adalah salah satu sholat wajib lima waktu yang wajib ditunaikan. Pelaksanaannya dimulai hilangnya megah merah di ufuk barat hingga terbitnya fajar shadiq (fajar putih yang terbenam di ufuk timur).

Bacaan niat dan tata cara sholat isya terdiri dari 4 rakaat, yang dimulai dari takbiratul ikhram hingga salam.

Tata Cara Sholat Fardhu Isya 4 rakaat

Tata Cara Sholat Isya 4 rakaat niat sholat fardhu Isya
Tata Cara Sholat Isya 4 rakaat niat sholat fardhu Isya

Berikut adalah niat sholat Isya lengkap dengan tata caranya:

Niat Sholat Fardhu Isya

1. Bacaan niat sholat Fardhu Isya (Sendiri)

أُصَلِّى فَرْضَ العِشَاء ِأَرْبَعَ رَكَعاَتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لله تَعَالَى

“Usholli Fardlol I’syaa-i Arba’a Roka’aataim Mustaqbilal Qiblati Adaa-an Lillahi ta’aala”

Artinya:

Aku niat melakukan sholat fardu isya 4 rakaat, sambil menghadap qiblat, saat ini, karena Allah ta’ala.

2. Bacaan niat sholat Fardhu Isya (Makmum)

أُصَلِّى فَرْضَ العِشَاء ِأَرْبَعَ رَكَعاَتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً مَأْمُوْمًا لله تَعَالَى

“Usholli Fardlol I’syaa-i Arba’a Roka’aataim Mustaqbilal Qiblati Adaa-an Ma’muuman Lillahi ta’aala”

Artinya:

Aku niat melakukan sholat fardu isya 4 rakaat, sambil menghadap qiblat, sebagai makmum, karena Allah ta’ala.

3. Bacaan niat sholat Fardhu Isya (Imam)

أُصَلِّى فَرْضَ العِشَاء ِأَرْبَعَ رَكَعاَتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً إِمَامًا لله تَعَالَى

“Usholli Fardlol I’syaa-i Arba’a Roka’aataim Mustaqbilal Qiblati Adaa-an imaaman Lillahi ta’aala”

Artinya:

Aku niat melakukan sholat fardu isya 4 rakaat, sambil menghadap qiblat, sebagai imam, karena Allah ta’ala.

Bacaan-Bacaan dalam Sholat Fardhu Isya

Bacaan-Bacaan dalam Sholat fardhu Isya, Rakaat Pertama, Takbiratul ihram
Bacaan-Bacaan dalam Sholat fardhu Isya, Rakaat Pertama, Takbiratul ihram

Rakaat Pertama:

Mengerjakan sholat Fardhu Isya pada rakaat pertama, dianjurkan berdiri tegak menghadap kiblat lalu membaca niat sholat yang dilafazkan dalam hati.

Takbiratul ihram

Setelah membaca niat sholat Fardhu Isya, kemudian melakukan takbiratul ihram dengan cara mengangkat kedua tangan serta membaca:

الله أَكْبَر

“Allahu akbar”

Artinya: Allah maha besar.

Membaca doa iftitah

Membaca doa iftitah, alfatihah, surah pendek ayat alquran sholat fardhu Isya
Membaca doa iftitah, alfatihah, surah pendek ayat alquran sholat fardhu Isya

Setelah takbiratul ihram sholat Isya, kedua belah tangan didekapkan pada dada kemudian membaca doa iftitah seperti berikut.

اللهُ اَكْبَرُ كَبِرًا وَالْحَمْدُ لِلهِ كَشِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَاَصِيْلًا . اِنِّى وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِيْ فَطَرَالسَّمَاوَاتِ وَالْااَرْضَ حَنِيْفًا مُسْلِمًا وَمَا اَنَا مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ . اِنَّ صَلَاتِيْ وَنُسُكِيْ وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِيْ لِلهِ رَبِّ الْعَا لَمِيْنَ . لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَبِذَ لِكَ اُمِرْتُ وَاَنَ مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ .

“Allaahu akbar Kabiroo Walhamdulillaahi Katsiiraa, Wa Subhaanallaahi Bukratan Wa’ashiilaa, Innii Wajjahtu Wajhiya Lilladzii Fatharas Samaawaati Wal Ardha Haniifan Musliman Wamaa Anaa Minal Musyrikiin. Inna Shalaatii Wa Nusukii Wa Mahyaaya Wa Mamaatii Lillaahi Rabbil ‘Aalamiina. Laa Syariikalahu Wa Bidzaalika Umirtu Wa Ana Minal Muslimiin.”

Artinya:

Allah Maha Besar dengan sebesar-besarnya, segala puji bagi Allah dengan pujian yang banyak. Maha Suci Allah pada waktu pagi dan petang. Sesungguhnya aku hadapkan wajahku kepada Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dengan segenap kepatuhan atau dalam keadaan tunduk, dan aku bukanlah dari golongan orang-orang yang menyekutukan-Nya.

Sesungguhnya sholatku, ibadahku, hidup dan matiku hanyalah untuk Allah Tuhan Semesta Alam, yang tidak ada sekutu bagi-Nya. Dengan yang demikian itulah aku diperintahkan. Dan aku adalah termasuk orang-orang muslim (Orang-orang yang berserah diri).

Membaca surat Al-Fatihah

Setelah membaca doa iftitah sholat Isya, kemudian dilanjutkan membaca surat alfatihah seperti bacaan di bawah ini:

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ (١) اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعٰلَمِيْنَۙ – (٢) الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِۙ – (٣) مٰلِكِ يَوْمِ الدِّيْنِۗ – (٤) اِيَّاكَ نَعْبُدُ وَاِيَّاكَ نَسْتَعِيْنُۗ – (٥) اِهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيْمَ ۙ – (٦)
صِرَاطَ الَّذِيْنَ اَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ ەۙ غَيْرِ الْمَغْضُوْبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّاۤلِّيْنَ – (٧)

“Bismillaahir-rohmaanir-rohiim. Al-hamdu lillaahi robbil-‘aalamiin. Ar-rohmaanir-rohiim. Maaliki yaumid-diin. Iyyaaka na’budu wa iyyaaka nasta’iin. ihdinash-shiroothol-mustaqiim, shiroothollaziina an’amta ‘alaihim ghoiril-maghdhuubi ‘alaihim wa ladh-dhooolliin.”

Artinya:

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan seluruh alam. Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang. Pemilik hari pembalasan. Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan. Tunjukilah kami jalan yang lurus, (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepadanya; bukan (jalan) mereka yang dimurkai, dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.

Keterangan: (Pada setiap rakaat dalam sholat wajib membaca surat Al-Fatihah).

Membaca ayat Alquran atau surat pendek

Selesai membaca Al-Fatihah pada rakaat pertama dan kedua sholat Isya bagi orang yang sholat sendirian, makmum atau menjadi imam, disunahkan membaca surah atau ayat Alquran.

Surah-surah pendek atau ayat Alquran yang bisa dibaca dalam sholat misalnya Surah An-Nas, Al-Ikhlas dan ayat Alquran lainnya.

Rukuk dengan thuma’ninah

Rukuk dengan thuma’ninah sholat fardhu Isya
Rukuk dengan thuma’ninah sholat fardhu Isya

Setelah membaca ayat Alquran atau surah pendek dalam sholat Isya kemudian mengangkat kedua tangan sejajar dengan bahu, sementara ujung-ujung jari sejajar telinga dan diikuti dengan bacaan takbir: “Allaahu Akbar”.

Kemudian rukuk dengan dengan thuma’ninah badan membungkuk, dan kedua tangan memegang lutut sehingga antara punggung dan kepala terlihat rata. Setelah itu, bacalah tasbih sebagai berikut:

Adapun bacaan untuk rukuk adalah sebagai berikut:

سُبْحَانَ رَبِّىَ الْعَظِيمِ وَبِحَمْدِهِ

“Subhaana rabbiyal adziimi wa bihamdih” (dibaca 3 kali)

Artinya: Maha Suci Tuhan Maha Agung serta memujilah aku kepada-Nya.

Ittidal dengan thuma’ninah

Selesai rukuk, kemudian ittidal dengan thuma’ninah dengan cara badan kembali ditegakkan dengan mengangkat kembali kedua tangan sejajar dengan telinga sembari mengucapkan:

سَمِعَ اللَّهُ لِمَنْ حَمِدَهُ

“Sami’alloohu liman hamidah“

Artinya: Allah mendengar orang yang memuji-Nya.

Bacaan tersebut diucapkan sambil mengangkat kedua tangan sejajar dengan telinga dan berdiri tegak. Setelah itu kemudian membaca doa itidal sebagai berikut:

رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ مِلْءَ السَّمَاوَاتِ وَمِلْءَ الْأَرْضِ وَمِلْءَ مَا شِئْتَ مِنْ شَيْءٍ بَعْدُ

“Rabbana lakal hamdu milus samawati wa mil ulardi wa mil umasyita min syaiin badu“

Artinya: Ya Allah Tuhan kami! Bagi-Mu segala puji, sepenuh langit dan bumi, dan sepenuh barang yang Kau kehendaki sesudah itu.

Sujud dengan thuma’ninah (Sujud pertama)

Sujud dengan thuma’ninah (Sujud pertama) sholat fardhu Isya
Sujud dengan thuma’ninah (Sujud pertama) sholat fardhu Isya

Melakukan sujud dengan thuma’ninah yang pertama dengan cara sujud tersungkur dengan mengucapkan “Allahu Akbar” hingga kedua telapak tangan dan dahi serta hidung menempel pada sejadah.

Setelah dalam posisi sujud kemudian membaca tasbih sebagai berikut:

سُبْحَانَ رَبِّىَ الْأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

“Subhaana robbiyal ‘a’la wabihamdih“
(Bacaan doa sujud diucapkan sebanyak 3 kali).

Artinya: Maha Suci Tuhan Maha Tinggi serta memujilah aku kepada-Nya.

Kemudian bangun dari sujud dengan mengucapkan takbir “Allaahu Akbar” kemudian melakukan duduk di antara dua sujud.

Duduk antara dua sujud dengan thuma’ninah

Duduk antara dua sujud dengan thuma’ninah sholat fardhu Isya
Duduk antara dua sujud dengan thuma’ninah sholat fardhu Isya

Setelah sujud kemudian bangkit untuk memposisikan duduk antara dua sujud dengan thuma’ninah yang diikuti dengan bacaan “Allahu Akbar”. Dan setelah posisi sempurna kemudian membaca:

رَبِّ اغْفِرْ لِي ، وَارْحَمْنِي ، وَاجْبُرْنِي ، وَارْفَعْنِي ، وَارْزُقْنِي ، وَاهْدِنِي وَعَافِنِيْ وَاعْفُ عَنِّيْ

“Robbighfirlii warhamnii wajburnii warfa’nii wahdinii wa ‘aafinii wa’fu ‘annii“

Artinya:

Ya Allah, ampunilah dosaku, belas kasihanilah aku dan cukupkanlah segala kekurangan dan angkatlah derajat kami dan berilah rizki kepadaku, dan berilah aku petunjuk dan berilah kesehatan kepadaku dan berilah ampunan kepadaku.

Kemudian mengucapkan “Allaahu Akbar” kemudian melakukan kembali sujud yang kedua kalinya.

Sujud dengan thuma’ninah (Sujud kedua)

Sujud dengan thuma’ninah (Sujud kedua) sholat fardhu Isya
Sujud dengan thuma’ninah (Sujud kedua) sholat fardhu Isya

Sujud dengan thuma’ninah yang kedua, ketiga, dan keempat dikerjakan seperti halnya pada waktu sujud yang pertama, baik caranya hingga bacaannya.

Adapun bacaan doa sujud yang diucapkan adalah:

سُبْحَانَ رَبِّىَ الْأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

“Subhaana robbiyal ‘a’la wabihamdih“ (3X)

Artinya: Maha Suci Tuhan Maha Tinggi serta memujilah aku kepada-Nya.

Perhatikan: (Bacaan doa sujud diucapkan masing-masing sebanyak 3 kali).

Kemudian bangun dari sujud untuk berdiri tegak seraya mengucapkan “Allaahu Akbar” kemudian dilanjutkan untuk rakaat kedua.

Rakaat Kedua:

Membaca surat Al Fatihah

Pada rakaat kedua kembali membaca surah Al-Fatihah seperti bacaan pada rakaat pertama, kemudian kembali membaca surat-surat pendek lainnya.

Membaca surat pendek

Setelah membaca surat Al-Fatihah pada rakaat kedua, selanjutnya membaca surah atau ayat pendek dari Alquran sesuai pilihan masing-masing.

KETERANGAN:
Setelah membaca surat Al-Fatihah pada rakaat ketiga dan keempat tidak lagi dilanjutkan bacaan surat-surat pendek seperti bacaan pada rakaat pertama dan kedua. Namun langsung dilanjutkan untuk melakukan rukuk.

Rukuk dengan tuma’ninah

Pada rakaat kedua, ketiga dan keempat kemudian dilanjutkan rukuk dengan tuma’ninah seperti halnya pada rukuk rakaat pertama, baik caranya hingga bacaannya.

Ittidal dengan tuma’ninah

Ittidal dengan tuma’ninah dari rakaat kedua, ketiga dan keempat dikerjakan seperti halnya pada rakaat pertama, baik caranya hingga bacaannya.

Sujud dengan tuma’ninah

Sujud dengan tuma’ninah dari rakaat kedua, ketiga dan keempat dikerjakan seperti halnya pada rakaat pertama, baik caranya hingga bacaannya.

Duduk di antara dua sujud dengan tuma’ninah

Duduk di antara dua sujud dengan tuma’ninah dari rakaat kedua, ketiga dan keempat dikerjakan seperti halnya pada rakaat pertama, baik caranya hingga bacaannya.

Sujud kedua dengan tuma’ninah

Sujud kedua dengan tuma’ninah untuk rakaat ketiga dan keempat dikerjakan seperti halnya pada waktu sujud yang pertama, baik caranya hingga bacaannya.

Duduk Tahiyyat awal dengan tuma’ninah

Duduk Tahiyyat awal dengan tuma’ninah sholat fardhu Isya
Duduk Tahiyyat awal dengan tuma’ninah sholat fardhu Isya

Tahiyyat awal dengan tuma’ninah dilakukan saat rakaat kedua pada sholat Isya. Adapun bacaan doanya adalah sebagai berikut:

التَّحِيَّاتُ الْمُبَارَكَاتُ الصَّلَوَاتُ الطَّيِّبَاتُ لِلَّهِ السَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِىُّ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ السَّلاَمُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللَّهِ الصَّالِحِينَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ

“Attahiyyatul mubarakaatus salawatut tayyibatu lillah. Assalamu alaika ayyuhan nabiyyu warahmatullahi wabarakatuh. Assalamu alaina wa ala ibadillahis salihin. Asyhadu alla ilaha illallah. Wa asyhadu anna Muhammadar rasulullah. Allahumma salli ala sayyidina Muhammad“

Artinya:

Segala penghormatan yang berkat solat yang baik adalah untuk Allah. Sejahtera atas engkau wahai Nabi dan rahmat Allah serta keberkatannya. Sejahtera ke atas kami dan atas hamba-hamba Allah yang soleh. Aku naik saksi bahawa tiada Tuhan melainkan Allah dan aku naik saksi bahawasanya Muhammad itu adalah pesuruh Allah.

Baca Juga  Surat Al Fatihah

Duduk tahiyyat akhir dengan tuma’ninah

Duduk tahiyyat akhir dengan tuma’ninah sholat fardhu Isya
Duduk tahiyyat akhir dengan tuma’ninah sholat fardhu Isya

Thiyyat akhir dengan tuma’ninah ini dilakukan setelah rakaat keempat sholat Isya yang bacaannya sebelum mengucapkan salam.

Berikut adalah bacaan doa tahiyyat akhir:

وَعَلَى آلِ سيدنا مُحَمَّد

“Wa ‘ala aali sayyidina Muhammad”

Artinya: YaAllah! Limpahilah rahmad atas keluarga Nabi Muhammad.

كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى سيدنا إبْرَاهِيم وعَلَي آلِ سَيدنا إِبْرَاهِيمَ و بَارِِكْ عَلَى سيدنا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سيدنا مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى سيدنا إبراهيم و علي آلِ سيدناإِبْرَاهِيمَ في العالمين إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ

“Kamaa shollayta ‘ala sayyidina Ibrahim. Wa Baarik ‘ala sayyidina Muhammad wa ‘ala aali sayyidina Muhammad. Kamaa baarakta ‘ala sayyidinaa Ibrahim, wa ‘ala sayyidina Ibrahim, fil ‘aalamiina innaka hamiidun majiid.”

Artinya:

Sebagaimana Engkau selawatkan ke atas Ibrahim dan atas keluarga Ibrahim. Berkatilah ke atas Muhammad dan atas keluarganya sebagaimana Engkau berkati ke atas Ibrahim dan atas keluarga Ibrahim di dalam alam ini. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Agung.

Salam

Salam sholat fardhu Isya
Salam sholat fardhu Isya

Salam adalah gerakan terakhir dalam sholat dengan mengucapkan: “Assalamu ‘alaikum warahmatullah” dengan menoleh ke kanan, lalu mengucapkan kalimat salam kembali dengan menoleh ke kiri.

5. Sholat Fardhu Subuh

Sholat subuh adalah salah satu sholat wajib lima waktu yang wajib ditunaikan. Waktunya dimulai terbit fajar shadiq hingga terbitnya matahari.

Bacaan niat dan tata cara sholat subuh terdiri dari 2 rakaat, yang dimulai dari takbiratul ikhram hingga salam.

Tata Cara Sholat Fardhu Subuh 2 rakaat

Tata Cara Sholat Subuh 2 rakaat niat sholat fardhu Subuh
Tata Cara Sholat Subuh 2 rakaat niat sholat fardhu Subuh

Berikut adalah niat sholat Subuh lengkap dengan tata caranya:

Niat Sholat Fardhu Subuh

1. Bacaan niat sholat Fardhu Subuh (Sendiri)

أُصَلِّى فَرْضَ الصُّبْح رَكَعتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لله تَعَالَى

“Usholli Fardlon Shubhi Rok’ataini Mustaqbilal Qiblati Adaa-an Lillahi ta’aala”

Artinya:

Aku niat melakukan sholat fardu subuh 2 rakaat, sambil menghadap qiblat, saat ini, karena Allah ta’ala.

2. Bacaan niat sholat Fardhu Subuh (Makmum)

أُصَلِّى فَرْضَ الصُّبْح رَكَعتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً مَأْمُوْمًا لله تَعَالَى

“Usholli Fardlon Shubhi Rok’ataini Mustaqbilal Qiblati Adaa-an ma’muuman Lillahi ta’aala”

Artinya:

Aku niat melakukan sholat fardu subuh 2 rakaat, sambil menghadap qiblat, sebagai ma’mum karena Allah ta’ala.

3. Bacaan niat sholat Fardhu Subuh (Imam)

أُصَلِّى فَرْضَ الصُّبْح رَكَعتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً إِمَامًا لله تَعَالَى

“Usholli Fardlon Shubhi Rok’ataini Mustaqbilal Qiblati Adaa-an imaaman Lillahi ta’aala”

Artinya:

Aku niat melakukan sholat fardu subuh 2 rakaat, sambil menghadap qiblat, sebagai imam karena Allah ta’ala.

Bacaan-Bacaan dalam Sholat Fardhu Subuh

Bacaan-Bacaan dalam Sholat fardhu Subuh, Rakaat Pertama, Takbiratul ihram
Bacaan-Bacaan dalam Sholat fardhu Subuh, Rakaat Pertama, Takbiratul ihram

Rakaat Pertama:

Mengerjakan sholat Fardhu Subuh pada rakaat pertama, dianjurkan berdiri tegak menghadap kiblat lalu membaca niat sholat yang dilafazkan dalam hati.

Takbiratul ihram

Setelah membaca niat sholat Fardhu Subuh, kemudian melakukan takbiratul ihram dengan cara mengangkat kedua tangan serta membaca:

الله أَكْبَر

“Allahu akbar”

Artinya: Allah maha besar.

Membaca doa iftitah

Membaca doa iftitah, alfatihah, surah pendek ayat alquran sholat fardhu Subuh
Membaca doa iftitah, alfatihah, surah pendek ayat alquran sholat fardhu Subuh

Setelah takbiratul ihram sholat Subuh, kedua belah tangan didekapkan pada dada kemudian membaca doa iftitah seperti berikut.

اللهُ اَكْبَرُ كَبِرًا وَالْحَمْدُ لِلهِ كَشِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَاَصِيْلًا . اِنِّى وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِيْ فَطَرَالسَّمَاوَاتِ وَالْااَرْضَ حَنِيْفًا مُسْلِمًا وَمَا اَنَا مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ . اِنَّ صَلَاتِيْ وَنُسُكِيْ وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِيْ لِلهِ رَبِّ الْعَا لَمِيْنَ . لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَبِذَ لِكَ اُمِرْتُ وَاَنَ مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ .

“Allaahu akbar Kabiroo Walhamdulillaahi Katsiiraa, Wa Subhaanallaahi Bukratan Wa’ashiilaa, Innii Wajjahtu Wajhiya Lilladzii Fatharas Samaawaati Wal Ardha Haniifan Musliman Wamaa Anaa Minal Musyrikiin. Inna Shalaatii Wa Nusukii Wa Mahyaaya Wa Mamaatii Lillaahi Rabbil ‘Aalamiina. Laa Syariikalahu Wa Bidzaalika Umirtu Wa Ana Minal Muslimiin.”

Artinya:

Allah Maha Besar dengan sebesar-besarnya, segala puji bagi Allah dengan pujian yang banyak. Maha Suci Allah pada waktu pagi dan petang. Sesungguhnya aku hadapkan wajahku kepada Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dengan segenap kepatuhan atau dalam keadaan tunduk, dan aku bukanlah dari golongan orang-orang yang menyekutukan-Nya.

Sesungguhnya sholatku, ibadahku, hidup dan matiku hanyalah untuk Allah Tuhan Semesta Alam, yang tidak ada sekutu bagi-Nya. Dengan yang demikian itulah aku diperintahkan. Dan aku adalah termasuk orang-orang muslim (Orang-orang yang berserah diri).

Membaca surat Al-Fatihah

Setelah membaca doa iftitah sholat Subuh, kemudian dilanjutkan membaca surat alfatihah seperti bacaan di bawah ini:

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ (١) اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعٰلَمِيْنَۙ – (٢) الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِۙ – (٣) مٰلِكِ يَوْمِ الدِّيْنِۗ – (٤) اِيَّاكَ نَعْبُدُ وَاِيَّاكَ نَسْتَعِيْنُۗ – (٥) اِهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيْمَ ۙ – (٦)
صِرَاطَ الَّذِيْنَ اَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ ەۙ غَيْرِ الْمَغْضُوْبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّاۤلِّيْنَ – (٧)

“Bismillaahir-rohmaanir-rohiim. Al-hamdu lillaahi robbil-‘aalamiin. Ar-rohmaanir-rohiim. Maaliki yaumid-diin. Iyyaaka na’budu wa iyyaaka nasta’iin. ihdinash-shiroothol-mustaqiim, shiroothollaziina an’amta ‘alaihim ghoiril-maghdhuubi ‘alaihim wa ladh-dhooolliin.”

Artinya:

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan seluruh alam. Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang. Pemilik hari pembalasan. Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan. Tunjukilah kami jalan yang lurus, (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepadanya; bukan (jalan) mereka yang dimurkai, dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.

Keterangan: (Pada setiap rakaat dalam sholat wajib membaca surat Al-Fatihah).

Membaca ayat Alquran atau surat pendek

Selesai membaca Al-Fatihah pada rakaat pertama dan kedua sholat Subuh bagi orang yang sholat sendirian, makmum atau menjadi imam, disunahkan membaca surah atau ayat Alquran.

Surah-surah pendek atau ayat Alquran yang bisa dibaca dalam sholat misalnya Surah An-Nas, Al-Ikhlas dan ayat Alquran lainnya.

Rukuk dengan thuma’ninah

Rukuk dengan thuma’ninah sholat fardhu Subuh
Rukuk dengan thuma’ninah sholat fardhu Subuh

Setelah membaca ayat Alquran atau surah pendek dalam sholat Subuh kemudian mengangkat kedua tangan sejajar dengan bahu, sementara ujung-ujung jari sejajar telinga dan diikuti dengan bacaan takbir: “Allaahu Akbar”.

Kemudian rukuk dengan dengan thuma’ninah badan membungkuk, dan kedua tangan memegang lutut sehingga antara punggung dan kepala terlihat rata. Setelah itu, bacalah tasbih sebagai berikut:

Adapun bacaan untuk rukuk adalah sebagai berikut:

سُبْحَانَ رَبِّىَ الْعَظِيمِ وَبِحَمْدِهِ

“Subhaana rabbiyal adziimi wa bihamdih” (dibaca 3 kali)

Artinya: Maha Suci Tuhan Maha Agung serta memujilah aku kepada-Nya.

Ittidal dengan thuma’ninah

Selesai rukuk, kemudian ittidal dengan thuma’ninah dengan cara badan kembali ditegakkan dengan mengangkat kembali kedua tangan sejajar dengan telinga sembari mengucapkan:

سَمِعَ اللَّهُ لِمَنْ حَمِدَهُ

“Sami’alloohu liman hamidah“

Artinya: Allah mendengar orang yang memuji-Nya.

Bacaan tersebut diucapkan sambil mengangkat kedua tangan sejajar dengan telinga dan berdiri tegak. Setelah itu kemudian membaca doa itidal sebagai berikut:

رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ مِلْءَ السَّمَاوَاتِ وَمِلْءَ الْأَرْضِ وَمِلْءَ مَا شِئْتَ مِنْ شَيْءٍ بَعْدُ

“Rabbana lakal hamdu milus samawati wa mil ulardi wa mil umasyita min syaiin badu“

Artinya: Ya Allah Tuhan kami! Bagi-Mu segala puji, sepenuh langit dan bumi, dan sepenuh barang yang Kau kehendaki sesudah itu.

Sujud dengan thuma’ninah (Sujud pertama)

Sujud dengan thuma’ninah (Sujud pertama) sholat fardhu Subuh
Sujud dengan thuma’ninah (Sujud pertama) sholat fardhu Subuh

Melakukan sujud dengan thuma’ninah yang pertama dengan cara sujud tersungkur dengan mengucapkan “Allahu Akbar” hingga kedua telapak tangan dan dahi serta hidung menempel pada sejadah.

Setelah dalam posisi sujud kemudian membaca tasbih sebagai berikut:

سُبْحَانَ رَبِّىَ الْأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

“Subhaana robbiyal ‘a’la wabihamdih“ (Bacaan doa sujud diucapkan sebanyak 3 kali).

Artinya:

Maha Suci Tuhan Maha Tinggi serta memujilah aku kepada-Nya.

Kemudian bangun dari sujud dengan mengucapkan takbir “Allaahu Akbar” kemudian melakukan duduk di antara dua sujud.

Duduk antara dua sujud dengan thuma’ninah

Duduk antara dua sujud dengan thuma’ninah sholat fardhu Subuh
Duduk antara dua sujud dengan thuma’ninah sholat fardhu Subuh

Setelah sujud kemudian bangkit untuk memposisikan duduk antara dua sujud dengan thuma’ninah yang diikuti dengan bacaan “Allahu Akbar”. Dan setelah posisi sempurna kemudian membaca:

رَبِّ اغْفِرْ لِي ، وَارْحَمْنِي ، وَاجْبُرْنِي ، وَارْفَعْنِي ، وَارْزُقْنِي ، وَاهْدِنِي وَعَافِنِيْ وَاعْفُ عَنِّيْ

“Robbighfirlii warhamnii wajburnii warfa’nii wahdinii wa ‘aafinii wa’fu ‘annii“

Artinya:

Ya Allah, ampunilah dosaku, belas kasihanilah aku dan cukupkanlah segala kekurangan dan angkatlah derajat kami dan berilah rizki kepadaku, dan berilah aku petunjuk dan berilah kesehatan kepadaku dan berilah ampunan kepadaku.

Kemudian mengucapkan “Allaahu Akbar” kemudian melakukan kembali sujud yang kedua kalinya.

Sujud dengan thuma’ninah (Sujud kedua)

Sujud dengan thuma’ninah (Sujud kedua) sholat fardhu Subuh
Sujud dengan thuma’ninah (Sujud kedua) sholat fardhu Subuh

Sujud dengan thuma’ninah yang kedua, ketiga, dan keempat dikerjakan seperti halnya pada waktu sujud yang pertama, baik caranya hingga bacaannya.

Adapun bacaan doa sujud yang diucapkan adalah:

سُبْحَانَ رَبِّىَ الْأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

“Subhaana robbiyal ‘a’la wabihamdih“ (3X)

Artinya: Maha Suci Tuhan Maha Tinggi serta memujilah aku kepada-Nya.

Perhatikan: (Bacaan doa sujud diucapkan masing-masing sebanyak 3 kali).

Kemudian bangun dari sujud untuk berdiri tegak seraya mengucapkan “Allaahu Akbar” kemudian dilanjutkan untuk rakaat kedua.

Rakaat Kedua:

Membaca surat Al Fatihah

Pada rakaat kedua kembali membaca surah Al-Fatihah seperti bacaan pada rakaat pertama, kemudian kembali membaca surat-surat pendek lainnya.

Membaca surat pendek

Setelah membaca surat Al-Fatihah pada rakaat kedua, selanjutnya membaca surah atau ayat pendek dari Alquran sesuai pilihan masing-masing.

Rukuk dengan tuma’ninah

Pada rakaat kedua kemudian dilanjutkan rukuk dengan tuma’ninah seperti halnya pada rukuk rakaat pertama, baik caranya hingga bacaannya.

Ittidal dengan tuma’ninah

Ittidal dengan tuma’ninah pada rakaat kedua dikerjakan seperti halnya pada rakaat pertama, baik caranya hingga bacaannya.

Doa qunut

Setelah i’tidal disunnahkan untuk membaca doa qunut sebagai berikut:

“Allaahummahdinii fii man hadaiit, wa aafinii fii man aafaiit, wa tawallanii fi man tawallaiit, wa baarik lii fiimaa a’thaiit. Wa qinii syarra maa qadhaiit. Fa innaka taqdhii wa laa yuqdhaa ‘alaiik. Innahu laa yadzillu maw waalaiit.
Wa laa ya’izzu man ‘aadaiit. Tabaarakta rabbanaa wa ta’aalait. Fa lakal-hamdu ‘alaa maa qadhaiit, Astaghfiruka wa atuubu ilaik wa shallallahu ‘ala sayyidina muhammadin nabiyyil ummuyyi wa ‘alaa aalihii wa shahbihii wa sallam.”

Artinya:

Ya Allah, berilah aku petunjuk seperti orang-orang yang telah Engkau beri petunjuk. Berilah aku kesehatan seperti orang yang telah Engkau beri kesehatan. Pimpinlah aku bersama-sama orang-orang yang telah Engkau pimpin. Berilah berkah pada segala apa yang telah Engkau pimpin.

Setelah qunut, ucapkan takbir tanpa mengangkat kedua tangan lalu sujud dan duduk di antara dua sujud dan melakukan sujud yang kedua.

Sujud dengan tuma’ninah

Sujud dengan tuma’ninah pada rakaat kedua dikerjakan seperti halnya pada rakaat pertama, baik caranya hingga bacaannya.

Duduk di antara dua sujud dengan tuma’ninah

Duduk di antara dua sujud dengan tuma’ninah pada rakaat kedua, dikerjakan seperti halnya pada rakaat pertama, baik caranya hingga bacaannya.

Sujud kedua dengan tuma’ninah

Sujud kedua dengan tuma’ninah untuk rakaat kedua dikerjakan seperti halnya pada waktu sujud yang pertama, baik caranya hingga bacaannya.

Duduk Tahiyyat akhir

Duduk tahiyyat akhir dengan tuma’ninah sholat fardhu Subuh
Duduk tahiyyat akhir dengan tuma’ninah sholat fardhu Subuh

Tasyahud atau Tahiyyat akhir dilakukan saat rakaat kedua dalam sholat subuh. Adapun bacaan doanya adalah sebagai berikut:

التَّحِيَّاتُ الْمُبَارَكَاتُ الصَّلَوَاتُ الطَّيِّبَاتُ لِلَّهِ السَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِىُّ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ السَّلاَمُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللَّهِ الصَّالِحِينَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ وَعَلَى آلِ سيدنا مُحَمَّد كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى سيدنا إبْرَاهِيم وعَلَي آلِ سَيدنا إِبْرَاهِيمَ و بَارِِكْ عَلَى سيدنا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سيدنا مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى سيدنا إبراهيم و علي آلِ سيدناإِبْرَاهِيمَ في العالمين إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ

“Attahiyyatul mubarakaatus salawatut tayyibatu lillah. Assalamu alaika ayyuhan nabiyyu warahmatullahi wabarakatuh. Assalamu alaina wa ala ibadillahis salihin. Asyhadu alla ilaha illallah. Wa asyhadu anna Muhammadar rasulullah. Allahumma salli ala sayyidina Muhammad Wa ‘ala aali sayyidina Muhammad, Kamaa shollayta ‘ala sayyidina Ibrahim. Wa Baarik ‘ala sayyidina Muhammad wa ‘ala aali sayyidina Muhammad. Kamaa baarakta ‘ala sayyidinaa Ibrahim, wa ‘ala sayyidina Ibrahim, fil ‘aalamiina innaka hamiidun majiid.”

Artinya:

Segala penghormatan yang berkat solat yang baik adalah untuk Allah. Sejahtera atas engkau wahai Nabi dan rahmat Allah serta keberkatannya. Sejahtera ke atas kami dan atas hamba-hamba Allah yang soleh. Aku naik saksi bahawa tiada Tuhan melainkan Allah dan aku naik saksi bahawasanya Muhammad itu adalah pesuruh Allah. Ya Allah Limpahilah rahmad atas keluarga Nabi Muhammad. Sebagaimana Engkau selawatkan ke atas Ibrahim dan atas keluarga Ibrahim. Berkatilah ke atas Muhammad dan atas keluarganya sebagaimana Engkau berkati ke atas Ibrahim dan atas keluarga Ibrahim di dalam alam ini. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Agung.

Salam

Salam sholat fardhu Subuh
Salam sholat fardhu Subuh

Salam adalah gerakan terakhir dalam sholat dengan mengucapkan: “Assalamu ‘alaikum warahmatullah” dengan menoleh ke kanan, lalu mengucapkan kalimat salam kembali dengan menoleh ke kiri.

Baca Juga: Doa Sholat Istikharah Lengkap Tata Cara, Niat, dan Waktu yang Mustajab

Bacaan Dzikir dan Doa Sesudah Sholat Fardhu

Bacaan Dzikir dan Doa Sesudah Sholat Fardhu
Bacaan Dzikir dan Doa Sesudah Sholat Fardhu

1. Bacaan Dzikir Sesudah Sholat Fardhu

Sebelum membaca doa setelah melaksanakan sholat fardhu atau sholat lima waktu, seorang Muslim sangat dianjurkan terlebih dulu berzikir dengan mengucapkan istighfar, tasbih dan tahmid, serta takbir.

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

يٰۤـاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اذْكُرُوْا اللّٰهَ ذِكْرًا كَثِيْرًا

“Yaaa ayyuhallaziina aamanuzkurulloha zikrong kasiiroo”

Artinya: Wahai orang-orang yang beriman! Ingatlah kepada Allah, dengan mengingat (nama-Nya) sebanyak-banyaknya, (QS. Al-Ahzab Ayat 41).

وَّ سَبِّحُوْهُ بُكْرَةً وَّاَصِيْلًا

“Wa sabbihuuhu bukrotaw wa ashiilaa”
Artinya: Dan bertasbihlah kepada-Nya pada waktu pagi dan petang. (QS. Al-Ahzab Ayat 42)

Berikut adalah bacaan dzikir sesudah sholat lima waktu:

1. Membaca Istighfar

أَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِـيْمِ الَّذِيْ لَااِلَهَ اِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّوْمُ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ
Astaghfirullaahal-Adziim, Alladzii Laa Ilaaha Illaa Huwalhayyul-Qayyuum, Wa Atuubu Ilaiih. (Dibaca Sebanya 3 X)

2. Membaca tasbih, tahmid, dan takbir masing-masing 33 kali.

سُبْحَانَ اللهِ ×٣٣
Subhaanallah (33x)
Artinya: Mahasuci Allah ( 33x)

اَلْحَمْدُلِلهِ ×٣٣
Alhamdulillaah (33x)
Artinya: Segala puji bagi Allah (33x)

اَللهُ اَكْبَرْ ×٣٣
Allaahu Akbar (33x)
Artinya: Allah Maha besar (33x)

2. Bacaan Doa Sesudah Sholat Fardhu

Setelah menjalankan sholat lima waktu, sangat dianjurkan untuk berdoa. Sebab, doa setelah sholat akan diijabah atau dikabulkan oleh Allah SWT.

“Allaahumma innaa nas_aluka salaamatan fid_diin. Wa ‘aafiyatan fil jasadi. Wa ziyaadatan fil ‘ilmi. Wa barakatan fir_rizqi. Wa taubatan qoblal maut. Wa rahmatan ‘indal maut. Wa maghfirotan ba’dal maut.”

Artinya : Ya Allah kami meminta kepadamu keselamatan Agama, kesehatan jasmani, tambahan Ilmu, keberkahan dalam rizqi, Taubat sebelum mati, Rahmat ketika hendak mati dan Ampunan setelah mati.