Islami  

Tata Cara Tayamum Pengganti Wudhu Lengkap, Niat, Doa dan Gambarnya

CakrawalaSulsel – Tayamum adalah mendatangkan debu suci mensucikan pada wajah dan kedua tangan sebagai pengganti dari wudhu. Tata cara tayamum yang dibenarkan dalam ajaran Islam pun memiliki sejumlah syarat serta ketentuan.

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

“Yaaa ayyuhallaziina aamanuuu izaa qumtum ilash-sholaati faghsiluu wujuuhakum wa aidiyakum ilal-maroofiqi wamsahuu biru-uusikum wa arjulakum ilal-ka’baiin, wa ing kungtum junubang faththohharuu, wa ing kungtum mardhooo au ‘alaa safarin au jaaa-a ahadum mingkum minal-ghooo-ithi au laamastumun-nisaaa-a fa lam tajiduu maaa-ang fa tayammamuu sho’iidang thoyyibang famsahuu biwujuuhikum wa aidiikum min-h, maa yuriidullohu liyaj’ala ‘alaikum min harojiw wa laakiy yuriidu liyuthohhirokum wa liyutimma ni’matahuu ‘alaikum la’allakum tasykuruun.”

Artinya:

Wahai orang-orang yang beriman! Apabila kamu hendak melaksanakan sholat, maka basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai ke siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kedua kakimu sampai ke kedua mata kaki. Jika kamu junub, maka mandilah.

Dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, maka jika kamu tidak memperoleh air, maka bertayamumlah dengan debu yang baik (suci); usaplah wajahmu dan tanganmu dengan (debu) itu. Allah tidak ingin menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, agar kamu bersyukur. (QS. Al-Ma’idah Ayat 6).

Baca Juga: 8 Cara Berwudhu yang Benar Lengkap Doa dan Gambarnya

Pengertian Tayamum

Tayamum adalah mengusap muka dan kedua belah tangan dengan debu yang suci. Pada suatu ketika tayamum itu dapat menggantikan wudhu dan mandi. Tayamum juga dibenarkan dalam ajaran Islam pun memiliki sejumlah syarat serta ketentuan dalam tata cara tayammum ini.

Syarat-Syarat Tayamum

  1. Menggunakan debu yang suci, yang belum digunakan untuk bersuci, dan tidak bercampur dengan sesuatu.
  2. Sulit menggunakan air, contohnya karena sakit ia khawatir apabila menggunakan air akan kambuh sakitnya.
  3. Telah masuk waktu sholat. Maka tidak sah tayammun untuk sholat yang dilakukan sebelum masuk waktunya.
  4. Dalam perjalanan sukar mendapatkan air.
  5. Dengan debu suci yang, maksudnya debu suci mensucikan dan tidak basah.
Baca Juga  Hilal Tak Terlihat, NU Tetapkan Bulan Rajab 1443 H Jatuh Pada Hari Kamis 3 Februari 2022 M

Fardhu Tayamum

  1. Niat (untuk dibolehkan mengerjakan sholat)
  2. Mengusap muka dengan tanah sebanyak dua kali usapan
  3. Mengusap dua belah tangan hingga siku-siku
  4. Tertib (berturut-turut antara rukun yang satu dengan lainnya

Keterangan:

Dalam tata cara tayamum yang dimaksud mengusap, bukan sebagaimana menggunakan air dalam berwudhu, tetapi cukup menyapukan saja dan bukan mengoles-oles sehingga rata seperti menggunakan air.

Sunnah Tayamum

  1. Membaca basmalah (Bismillaahir rahmaanir rahiim)
  2. Menepiskan debu
  3. Mendahulukan bagian kanan dari kedua tangan sebelum bagian kiri dari keduanya
  4. Mendahulukan wajah bagian atas sebelum wajah bagian bawah.
  5. Berdoa seperti setelah berwudhu

Tayamum Gantinya Wudhu

Tayamum adalah gantinya wudhu’.  Hal itu mengandung konsekuensi bahwa hukum asal tayamum menduduki kedudukan wudhu. Karenanya, seseorang yang hendak bertayammum diperbolehkan bertayamum sebelum masuk waktu sholat ataupun sesudahnya, untuk melaksanakan sholat fardhu maupun sunnah, untuk menjadi  imam maupun makmum sebagaimana halnya dia berwudhu’.

Hasan Al-Basri berkata:

Tayamum berkedudukan seperti wudhu, apabila anda bertayamum dari anda seperti wudhu’ hingga berhadats.

Ibnu Abbas pernah menjadi imam sedangkan beliau (hanya) bertayammum. Demikian pula taqrir (persetujuan) Nabi kepada sahabat Amr bin Ash yang sholat bersama para sahabat dengan tayammum sebagaimana hadits di atas tadi.

Ini merupakan madzhab Abu Hanifah yang dikuatkan oleh imam Syaukani dalam Nailul Author 1/252.

Hal-Hal yang Membatalkan Tayamum

  1. Setiap perkara yang membatalkan wudhu, misalnya ketika seseorang dalam keadaan bertayammum kemudian hadats, maka tayammumnya batal.
  2. Ada air sebelum sholat, misalnya jika ada air setelah bertayammum tetapi sholat belum dikerjakan, maka ia wajib berwudhu, kecuali bertayammum dikarenakan sakit.
  3. Murtad. Murtad adalah memutus Islam atau keluar dari Islam.

Cara Menggunakan Tayamum

Sekali bertayamum hanya dapat dipakai untuk satu sholat fardhu saja, meskipun belum batal. Adapun adapun dipakai sholat sunnah beberapa kali cukuplah dengan satu tayamum.

Baca Juga  Begini Bacaan Niat Puasa Senin Kamis Lengkap Arab, Latin, dan Artinya Serta 3 Manfaatnya

Bagi orang yang salah satu anggota wudhunya dibalut, maka cukup balutan itu diusap dengan debu kemudian mengerjakan sholat.

Baca Juga: Terbaru 2021, Sholat Sunnah Wudhu Lengkap Niat, Dzikir dan Doanya

Berikut ini adalah tata cara tayamum yang benar lengkap gambar dan doanya

Tata Cara Tayamum

Tata Cara Tayamum Niat, Doa dan Gambarnya
Ilustrasi: Tata cara tayamum

1. Membaca basmalah diikuti dengan menaruh kedua telapak tangan pada tanah atau debu kemudian dilanjutkan dengan membaca niat.

Tata Cara Tayamum Niat, Doa dan Gambarnya
Membaca basmalah diikuti dengan menaruh kedua telapak tangan pada tanah atau debu kemudian dilanjutkan dengan membaca niat

Lafal niat:

“Nawaitut tayammuma listibaahatish shalaati fardhal lillaahi ta’aalaa.”

Artinya:

Aku niat bertayammum untuk dapat mengerjakan shalat fardhu karena Allah Ta’ala.

2. Mengusap muka dengan debu dengan sekali usapan sambil memejamkan mata

Mengusap muka dengan debu Tata Cara Tayamum Niat, Doa
Mengusap muka dengan debu dengan sekali usapan sambil memejamkan mata

3. Meletakkan kembali kedua telapak tangan pada tanah atau debu untuk yang kedua kalinya kemudian menipiskannya

Meletakkan kembali kedua telapak tangan pada tanah yang kedua Tata Cara Tayamum Niat, Doa
Meletakkan kembali kedua telapak tangan pada tanah atau debu untuk yang kedua

4. Mengusap kedua belah tangan sampai siku dengan sekali usapan dan mendahulukan tangan kanan kemudian tangan kiri

Mengusap kedua belah tangan sampai siku kanan kemudian kiri Tata Cara Tayamum Niat, Doa
Mengusap kedua belah tangan sampai siku dengan sekali usapan dan mendahulukan tangan kanan kemudian tangan kiri

Doa Setelah Tayamum

Doa Setelah Tayamum dalam Cara Tayamum Niat, Doa
Ilustrasi: Doa setelah tayamum

أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ، وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَ أَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ، اَللَّهُمَّ اجْعَلْنِي مِنَ التَّوَّابِيْنَ، وَاجْعَلْنِي مِنَ الْمُتَطَهِّرِيْنَ وَاجْعَلْنِي مِنْ عِبَادِكَ الصَّالِحِيْنَ سُبْحَانَكَ اَللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ، أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ، أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوْبُ إِلَيْكَ

“Asyhadu Allaa Ilaaha Illalloohu Wandahuu Laa. Syariika Lahu Wa Asyhadu Anna Muhammadan ‘Abduhu Wa Rasuluhu, Allahummaj’alni Minat Tawwaabiina Waj’alnii Minal Mutathohhiriin.”

Artinya:

Aku bersaksi tiada tuhan selain Allah semata yang tiada sekutu bagi-Nya. Dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya. Ya Allah, jadikanlah aku sebagai orang-orang yang bertaubat, jadikanlah aku sebagai orang-orang yang bersuci, dan jadikanlah aku sebagai hamba-hamba-Mu yang saleh.

Mahasuci Engkau, ya Allah. Dengan kebaikan-Mu, aku bersaksi bahwa tiada tuhan selain Engkau. Dan dengan kebaikan-Mu, aku memohon ampunan dan bertaubat pada-Mu.

Baca Juga  Kisah Al Baqarah (Sapi Betina) di Zaman Nabi Musa

Itulah pemaparan tata cara tayamum yang benar yang dilengkapi dengan gambar serta doanya. Semoga apa yang kami sajikan dapat bermanfaat.