Islami  

Rukun Nikah: 8 Ciri-Ciri Wanita Cocok Dijadikan Istri

CakrawalaSulsel – Membangun rumah tangga yang bahagia tentu impian semua orang. Olehnya itu, seorang laki-laki perlu memahami ciri-ciri wanita yang tepat untuk dijadikan istri.

Memilih pasangan hidup yang tepat kadang diabaikan sebagian orang khususnya kaum laki-laki. Bahkan ketika sudah terpaku dengan penampilan, dirinya tidak menyadari bahwa wanita tidak hanya karena penampilannya yang baik, akan tetapi hatinya juga harus baik.

Dalam Islam menganjurkan laki-laki memilih wanita shalihah untuk dijadikan istri. Sebab, dalam sebuah pernikahan penting adanya saling memahami dan saling menerima keadaan.

Istri shalihah bagaikan perhiasan dunia dan menjadi kekuatan penting dalam kehidupan suami. Sifat istri yang taat, juga menjadi sumber rezeki suami.

Allah SWT berfirman dalam Al-Quran surat An-Nisa ayat 34.

“Wanita (istri) shalehah adalah yang taat lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada dikarenakan Allah telah memelihara mereka.”

Sementara dalam hadits Dari ‘ Abdullah bin ‘Amr bin ‘Ash r.a, bahwa Rasullallaah saw bersabda :

“Dunia adalah perhiasan, dan perhiasan dunia yang terbaik adalah wanita saleha.” (HR. Muslim)

Besarnya tanggung jawab seorang suami yang menjadi pemimpin untuk istrinya, Rasulullah saw bersabda :

“Sesungguhnya Allah Ta’ala akan meminta pertanggung jawaban kepada setiap pemimpin atas apa yang dipimpinnya, apakah ia menjaga kepemimpinannya atau melalaikannya, sehingga seorang laki-laki ditanya tentang anggota keluarganya”. Hadits Hasan, diriwayatkan oleh An-Nasa’i dalam Isyratun Nisaa’, hadits no 292 dan Ibnu Hibban dari Anas dalam Shahihul Jami’, no.1775; As-Silsilah Ash-Shahihah no.1636.

Ciri-Ciri Wanita Cocok Dijadikan Istri yang Perlu Diketahui

Ciri-Ciri Wanita Cocok Dijadikan Istri yang Perlu Diketahui
Ciri-Ciri Wanita Cocok Dijadikan Istri yang Perlu Diketahui

1. Istri yang selalu bersyukur

Istri yang selalu bersyukur atas pemberian suami salah satu yang di sebutkan dalam Alquran.

Pertama Allah SWT sudah menjanjikan dalam Alquran bahwa nikmat yang disyukuri akan ditambahkan lagi. Allah SWT berfirman:

“Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.” (QS. Ibrahim ayat 7)

Baca Juga  Tuntunan Sholat Istikharah Lengkap Niat dan Doanya

Olehnya itu, pilihan yang cocok dijadikan istri adalah memiliki ciri-ciri seperti ini, selain membuat senang hati suami juga menjadi jembatan atas mengalirnya rezekinya.

2. Istri yang menjaga agamanya dengan baik

Pemimpin keluarga adalah suami tetapi pemimpin rumah tangga adalah istri. Karena itu sangat penting bagi wanita untuk mempunyai pengetahuan dan fikir agama.

Rasulullah SAW bahkan pernah menjelaskan bahwa menikah perempuan karena empat perkara. Dari Abu Hurairah r.a. Rasulullah saw bersabda:

“Wanita itu dinikahi karena empat perkara, karena harta bendanya, karena keturunannya, karena kecantikannya dan karena agamanya. Maka pilihlah wanita yang beragama, maka kamu akan beruntung.” (HR. Bukhari, Muslim)

Dalam riwayat lain, dari Abu Hurairah yang berbunyi:

“Sebaik-baik perhiasan dunia adalah wanita shalehah” “perkara yang pertama kali ditanyakan kepada seorang wanita pada hari kiamat nanti, adalah mengenai shalat lima waktu dan ketaatannya terhadap suami.” (HR. Ibnu Hibban dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu)

3. Istri yang rajin sedekah

Salah satu keutamaan sedekah sebagaimana disebutkan dalam surat Al Baqarah, akan dilipatgandakan Allah hingga 700 kali lipat.

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

مَثَلُ الَّذِيْنَ يُنْفِقُوْنَ اَمْوَا لَهُمْ فِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ اَنْۢبَتَتْ سَبْعَ سَنَا بِلَ فِيْ كُلِّ سُنْۢبُلَةٍ مِّائَةُ حَبَّةٍ ۗ وَا للّٰهُ يُضٰعِفُ لِمَنْ يَّشَآءُ  ۗ وَا للّٰهُ وَا سِعٌ عَلِيْمٌ

“Perumpamaan orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir ada seratus biji. Allah melipatgandakan (ganjaran) bagi siapa saja yang Dia kehendaki. Dan Allah Mahaluas lagi Maha Mengetahui.” (QS. Al Baqarah: 261).

Olehnya itu, sungguh beruntung bagi suami memiliki istri yang rajin sedekah dengan ikhlas tanpa ada unsur paksaan apapun.

4. Istri yang tawakkal kepada Allah

Allah SWT berfirman dalam surah Ath Thalaq ayat 3 yang berbunyi:

“Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya.”

Sangat penting bagi laki-laki memiliki istri seperti ini yang selalu bertawakkal kepada Allah.

Jika seorang istri bertawakkal kepada Allah, sementara dia tidak bekerja, dari mana dia dicukupkan rezekinya. Allah akan mencukupkannya dari jalan lain, tidak selalu harus langsung diberikan kepada wanita tersebut. Bisa jadi Allah akan memberikan rezeki yang banyak kepada suaminya, lalu suami tersebut memberikan nafkah yang cukup kepada dirinya.

Baca Juga  Amalkan Doa Ini Agar Terhindar dari Pikiran Kotor Serta Manfaatnya

5. Istri yang banyak beristighfar

Di antara keutamaan istighfar adalah mendatangkan rezeki. Hal itu bisa dilihat dalam Surat Nuh ayat 10 hingga 12. Bahwa dengan memperbanyak istighfar, Allah akan mengirimkan hujan dan memperbanyak harta.

“Maka aku katakan kepada mereka, ‘Mohonlah ampun kepada Tuhanmu’, sesunguhnya Dia adalah Maha Pengampun, niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, memperbanyak harta dan anak-anakmu, mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) sungai-sungai untukmu”(QS. Nuh : 10-12).

6. Istri yang gemar silaturahim

Istri yang gemar menyambung silaturahim, baik kepada orang tuanya, mertuanya, sanak familinya, dan saudari-saudari seaqidah, pada hakikatnya ia sedang membantu suaminya memperlancar rezeki.

Sebab keutamaan silaturahim adalah dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya.

 “Siapa yang suka dilapangkan rizkinya dan dipanjangkan umurnya hendaklah dia menyambung silaturrahmi.” (HR. Al Bukhari dan Muslim)

Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah sae bersabda: “Barangsiapa ingin dilapangkan baginya rezekinya dan dipanjangkan untuknya umurnya hendaknya ia melakukan silaturahim.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Imam Ahmad, At-Tirmidzi dan Al-Hakim meriwayatkan dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, dari Nabi shallallahu ’alaihi wasallam bersabda:

“Belajarlah tentang nasab-nasab kalian sehingga kalian bisa menyambung silaturrahim. Karena sesungguhnya silaturrahim adalah (sebab adanya) kecintaan terhadap keluarga (kerabat dekat), (sebab) banyaknya harta dan bertambahnya usia.”

7. Menyenangkan Ketika Dipandang

Dari Abu Hurairah, ia berkata bahwa Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam ditanya:

“Manakah wanita yang terbaik?”

Rasulullah menjawab :

“Yaitu wanita yang menyenangkan ketika dipandang suaminya, taat ketika diperintah suaminya, dan tidak menyelisihi suami di dalam dirinya dan hartanya dengan apa yang dibenci suaminya” (HR. Nasaiy : 3231)

Wanita yang cocok dijadikan istri adalah mampu menyenangkan suami yang menyejukkan ketika di pandang oleh suaminya.

Apabila seorang istri sudah bisa menjadikan suaminya seperti itu maka sungguh ia telah benar-benar menjadi seorang wanita yang shalihah.

8. Taat terhadap suami

Sangat dianjurkan seorang istri selalu taat terhadap suami selama itu tidak bertentangan dalam agama Islam. Karena besarnya kedudukan dan hak seorang suami Rasulullah saw bersabda:

“Seandanya aku memerintahkan seseorang untuk bersujud kepada seorang yang lain, niscaya aku perintahkan seorang istri untuk bersujud kepada suaminya” (HR. Tirmidzi)

Baca Juga  Kemenag Rilis Empat Produk Layanan ke Al-Qur'anan Berbasis Digital

Begitulah kedudukan suami dalam rumah tangga. Ia merupakan sosok pemimpin yang wajib ditaati oleh seorang istri.

Bahkan Rasulullah berpesan, ketika suami meminta seorang istri untuk melayani kebutuhan biologisnya maka sangat diwajibkan untuk menuruti permintaan suaminya.

Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam bersabda:

“Jika seorang suami mengajak istrinya untuk memenuhi hasratnya maka hendaknya ia mendatanginya, walaupun ia sedang berada di dapur.” (HR. Tirmidzi).

Hal ini diperkuat dalam hadits Nabi. Dari Abdurrahman bin Auf, ia berkata Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam bersabda :

“Ketika seorang wanita sholat lima waktu, berpuasa di bulan Ramadhan, menjaga farjinya, dan taat kepada suaminya, maka ia akan dikatakan (dihari kiamat) Masuklah ke dalam surga dari manapun pintu yang engkau mau.” (HR. Ahmad)

Baca Juga: Hak dan Kewajiban Istri Terhadap Suami dalam Islam

Rukun Nikah

Rukun Nikah dan 8 Ciri-Ciri Wanita Cocok Dijadikan Istri
Ilustrasi

Allah telah menciptakan makhluknya berpasang-pasangan dari setiap jenisnya. Hal ini sesuai dengan firman Allah dalam Al-Quran surat Adz Dzariaat ayat 49.

Allah berfirman dalam Al-Quran surat Adz Dzariaat ayat 49:

وَمِن كُلِّ شَىْءٍ خَلَقْنَا زَوْجَيْنِ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ

Artinya:

“Dan segala sesuatu kami jadikan berpasang-pasangan, supaya kamu mengingat kebesaran Allah.” (QS. Adz Dzariyaat ayat 49).

Untuk mengikat secara sah antara pasangan laki-laki dan perempuan disebut dengan pernikahan.

Dalam ajaran agama Islam, pernikahan adalah sebuah ibadah. Ibadah yang dilakukan seumur hidup hingga ajal menjemput yang merupakan sunnah Rasulullah.

Rasulullah bersabda:

النِّكَاحُ مِنْ سُنَّتِي فَمَنْ لَمْ يَعْمَلْ بِسُنَّتِي فَلَيْسَ مِنِّي

Artinya:

“Menikah adalah sunnahku (Sunnah Rasulullah), barangsiapa tidak mengamalkan sunnahku berarti bukan dari golonganku.” (Ibnu Majah).

Melansir dari wisatanabawi.com, Pernikahan merupakan sesuatu yang sakral dimana semua prosesi dan tata caranya harus dilakukan dengan benar dan tepat sesuai ajaran agama.

Agar pernikahannya sah, rukun nikah wajib terpenuhi. Karena ini merupakan syarat sahnya suatu pernikahan.

Dalam hal ini, pasangan calon pengantin harus benar-benar mengetahui dan memahami syarat sah dan rukun nikah yang sesuai dengan ketentuan Allah. Artinya, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi supaya pernikahan benar-benar sah di mata Allah.

Karena tujuannya adalah ibadah, maka semua syarat dan rukun tersebut harus dipenuhi.