100 Contoh Soal Tes Wawasan Kebangsaan – TWK CPNS 

Strategi-strategi khusus ketika menghadapi tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) haruslah kita persiapkan, agar kita mendapatkan hasil yang maksimal.

Pada postingan pertama ini, kami akan membagikan contoh soal Tes Wawasan Kebangsaan (TWK).

Soal-soal tes wawasan kebangsaan (TWK) ini digunakan untuk mengukur kemampuan wawasan kebangsaan para peserta tes cpns.

Berikut ini, kami bagikan bank soal lengkap Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) beserta kunci jawabannya, guna menambah referensi Anda yang akan mengikuti seleksi kompetensi dasar CPNS 2019 ini.

Banyak peserta tes yang gagal pada tes wawasan kebangsaan ini, karena pada saat masa kuliah, pengetahuan tentang wawasan kebangsaan ini, tidak lagi didapatkan dibangku kuliah.

Baca: Contoh Soal Tes Karakteristik Pribadi – Soal TKP CPNS 2019

Kecuali untuk yang kuliah jurusan hukum, pendidikan PKN atau sejarah.

Jadi, memperbanyak perbendaharaan contoh soal TWK adalah salah satu cara untuk menambah referensi mengenai soal tes wawasan kebangsaan.Tes Wawasan Kebangsaan – TWK CPNS 2019

Soal-soal TWK ini kami sertai dengan kunci jawabannya agar Anda bisa membandingkan jawaban Anda dengan kunci jawaban dari kami, untuk mengukur kemampuan wawasan kebangsaan Anda.

Tes Wawasan Kebangsaan atau TWK adalah bagian dari Tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).

Yang mana jumlah total soal tes SKD ini sebanyak 100 soal.

30 soal diantaranya adalah Tes Intelegensia Umum (TIU), 35 soal merupakan soal Tes Karakteristik Pribadi (TKP), dan 35 soal Tes Wawasan Kebangsaan (TWK).

Materi soal Tes Intelegensi Umum (TIU) dan Tes Wawasan Kebangsaan, masing-masing berbobot nilai 5 jika benar.

Jika salah atau tidak menjawab mendapat poin 0, yang artinya tidak akan ada pengurangan nilai apabila Anda salah menjawab.

Sementara itu untuk Tes Karakteristik Pribadi (TKP), setiap pilihan jawaban berbobot 1 hingga 5 poin.

Yang artinya lagi, tidak ada jawaban yang salah, hanya saja jawaban yang paling baik, akan mendapat poin 5.

Jadi, hanya bobot poinnya dari setiap jawabannya saja yang berbeda.

TWK merupakan salah satu poin penting dalam menyeleksi CPNS dalam hal mengukur kemampuan para peserta mengimplementasikan 4 Pilar Kebangsaan Indonesia.

Baca Juga  Soal dan Pembahasan - Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) Tentang Pancasila Bagian Ke-1

4 Pilar kebangsaan Indonesia ini terdiri dari:

  • Pancasila,
  • UUD 1945
  • NKRI
  • Bhinneka Tunggal Ika

 

Tes Wawasan Kebangsaan/ TWK ini adalah salah satu tes yang cukup sulit, dan merupakan salah satu tes yang banyak membuat peserta seleksi penerimaan CPNS gagal mencapai Passing Grade.

Hal ini dikarenakan banyaknya materi yang harus di pelajari dan dihafalkan pada Tes Wawasan Kebangsaan, karena banyaknya bahan bacaan yang harus di pahami dan dipelajari untuk materi wawasan kebangsaan.

Materi Tes Wawasan Kebangsaan/ TWK digunakan untuk mengukur serta menilai rasa nasionalisme, integritas, hospitality, dan networking para peserta seleksi penerimaan CPNS.

Pada kesempatan kali ini soalcpns.org akan memberikan 100 Contoh Soal Tes Wawasan Kebangsaan – TWK CPNS 2019 secara Gratis untuk Anda.

100 Contoh Soal TWK CPNS 2019 ini terdiri dari Soal UUD 1945, Soal Pancasila, Soal NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.

Berikut ini adalah 100 contoh soal tes wawasan kebangsaan beserta kunci jawabannya.

Baca: Simulasi CAT Soal Tes Karakteristik Pribadi – CAT TKP CPNS 2019Contoh Soal Pancasila

1. Dalam kehidupan bernegara, Pancasila berperan sebagai…
A. Dasar negara
B. Dasar kenegaraan
C. Dasar beragama
D. Dasar ketatanegaraan

2. Rumusan Pancasila yang resmi terdapat dalam
A. Pidato Bung Karno
B. Prolamasi 17 Agustus 1945
C. Pembukaan UUD 1945
D. Piagam Jakarta

3. Dalam sumber tata hukum di Indonesia, Pancasila dijadikan sebagai
A. Sumber dari segala sumber hukum
B. Hukum tertinggi di Indonesia
C. Hukum tertulis tertinggi di Indonesia
D. Setingkat dengan UUD 1945

4. Pancasila bagi bangsa Indonesia merupakan:
A. Pandangan hidup
B. Falsafah dan dasar negara
C. Sumber hukum
D. Semua benar

5. tata cara mengucapkan Pancasila pada upacara-upacara resmi ditetapkan pada :
A. TAP MPR RI No. ll/ MPR/ 1978
B. INPRES No.12 Tahun 1968
C. UU No.5 Tahun 1985
D. TAP MPR No.l/MPR/1983

6. Hubungan sosial yang selaras, serasi, seimbang antara individu dan masyarakat dijiwai oleh nilai-nilai Pancasila,yaitu
A. Sila kedua
B. Sila ketiga
C. Sila keempat
D. Sila kelima

Baca Juga  mobil bekas medan sumut sumatera utara

7. Bangsa Indonesia merasa dirinya sebagai bagian dari seluruh umat manusia, oleh karena itu dikembangkan sikap hormat-menghormati dan bekerja sama dengan bangsa lain. Hal ini adalah penjabaran..
A. Sila pertama
B. Sila kedua
C. Sila ketiga
D. Sila kelima

8. Dengan dicabutnya ketetapan MPR RI No.11/MPR/1978 berarti
A. Bebas menafsirkan Pancasila
B. Pancasila menjadi idak bemakna
C. Nilai-nilai dasar Pancasila tetap harus dilaksanakan
D. Pancasila tinggal sejarah

9. Berdasarkan pengalaman sejarah, Pancasila sebagai dasar negara ternyata tetap tegak walaupun mengalami berbagai cobaan. Adapun kekuatannya terletak pada:
A. Posisi negara yang terdiri dari pulau-pulau yang terpisah oleh laut
B. Keyakinan bangsa Indonesia akan kebenaran Pancasil
C. Pegawai Negeri Sipil yang menjaganya
D. Kekuatan TNI

10. Pancasila yang benar dan perlu dihayati serta diamalkan adalah Pancasila yang rumusannya tercantum dalam:
A. Pembukaan UUD 1945
B. Konstitusi RIS
C. TAP MPR RI No. ll/ MPR/ 1978
D. Buku Sutasoma

11. Pangkal tolak penghayatan dan pengamalan Pancasila adalah
A. Keamanan dan kemampuan mengadakan tuntutan dan kebutuhan masyarakat moden
B. Kemauan dan kemampuan mengembangkan pertengkaran antar umat beragama
C. Kemauan dan kemampuan manusia Indonesia dalam mengendalikan diri
D. Kemauan dan kemampuan manusia Indonesia mengembangkan kebudayaan asing

12. Dalam rangka membina rasa nasionali di kalanganmasyarakat Indonesia hendaknya dilakukan dengan menghindari hal-hal dibawah ini, kecuali
A. Patriotisme
B. Sukurisme
C. Chauvimisme
D. Ekstrimisme

13. Keseimbangan antara hak dankewajiban mengandung pengertian bahwa
A. Mengaur batas hak asasi manusia
B. Mengatur kepentingan bersama
C. Sesuai dengan harkat dan martabat manusia
D. Hak asasi manusia setiap manusia

14. Dalam mempertahankan kehidupan serta mengupayakan kehidupan yanglebih baik, manusia hidup bermasyarakat. Dalam hidup bermasyarakat tersebut perlu dijaga keserasian hubungan antar manusia dan ketertiban masyarakat itu sendiriUntuk itu perlu sikap dan perbuatan …
A. Meghormati hak-hak orang lain
B. Semangat perjuangan yang tinggi
C. Tekad yang bulat
D. Pengendalian diri

Baca Juga  monumen pancasila sakti yogyakarta

15. Berani membela kebenaran dan keadilan adalah pedoman pengamalan untuk sila
A. Sila pertama
B. Sila kedua
C. Sila ketiga
D. Sila keempat

16. Pancasila sebagai Dasar Negara kit tedapat dalam pembukaan UUD 1045 yang ditetapkan pada tanggal..
A. 1 Juni 1945
B. 22 Juni 1945
C. 18 Agustus 1945
D. 17 Agustus 1945

17. Pembahasan dasar Negara dikaji pada dua bada,yaitu BPUPKI dan PPKI. Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia dibentuk pada
A. 9 Agustus 1945
B. 1 Juni 1945
C. 17 Agustus 1845
D. 18 Agustus 1945

18. Beribadall dan menganu suatu aama atau kepecayaan adalah merupakan asasi .
A. Pribadi
B. Perlakuan dan perlindungn
C. Politik
D. Sosial budaya

19. Secara formal Pancasila disallkan sebagai dasar negara republik Indonesia pada tanggal:
A. 1 Juni 1945
B. 17 Agustus 1945
C. 18 Agustus 1945
D. 20 Agustus 1945

20. Pada tahun 1365, Empu Prapanca menulis nagara Kertagama yang menyebutkan istilah Pancasila, dan Empu Tantular menulis kitab yang menggambarkan kejayaan Majapahit, yaitu …
A. Bhinneka Tunggal lka
B. Kertaningbumi
C. Sutasoma
D. Tan Hana Dharma Mangrua
Contoh Soal UUD 1945

21. Berapa kali U U D 1945 di-amandemen …
A. 1 kali
B. 2 kali
C. 3 kali
D. 4 kali

22. Pasal berapa saja UUD 1945 pertama kali di-amandemen …
A. Pasal 5, 7, 9, 13, 14, 15, 17, 20 dan 21.
B. Pasal 5, 7, 9, 13, 14, 15, 17, 20 dan 22.
C. Pasal 5, 7, 9, 13, 14, 15, 17, 20 dan 23.
D. Pasal 5, 7, 9, 13, 14, 15, 17, 20 dan 24.

23. Pasal berapa saja UUD 1945 kedua kali diamandemen …
A. Pasal 18, 19, 20, 22, 25, 26, 27, 28, 30, dan 35.
B. Pasal 18, 19, 20, 22, 25, 26, 27, 28, 30, dan 36.
C. Pasal 18, 19, 20, 22, 25, 26, 27, 28, 30, dan 37.
D. Pasal 18, 19, 20, 22, 25, 26, 27, 28, 30, dan 38.