Belajar Investasi : Mengenal Jenis Investasi

Belajar Investasi : Mengenal Jenis Investasi
Belajar Investasi : Mengenal Jenis Investasi

Pastinya kalian sering dengar kata-kata investasi kan, tapi apakah kalian sudah tau apa sih investasi dan jenisnya? Pada artikel ini kami kami akan membahas Belajar Investasi dengan fokus ke jenis Investasi yang ada.

Belajar Investasi

Apa Itu Investasi ?

Investasi merupakan aktifitas menenmpatkan modal bisa berupa uang atau aset berharga ke dalam suatu benda, lembaga atau pihak dengan harapan kedepannya mendapatkan keuntungan setelah kurun waktu yang telah ditetapkan.

Istilah Investasi sendiri bersalah dari Bahasa Italia yaitu Investire yang artinya memakai atau menggunakan. Pada umumnya dana atau aset yang ditanamkan oleh investor akan dikembangkan oleh badan ataupun pihak yang mengelola, Keuntungan dari hasil pengembangan dana atau aset nantinya akan dibagikan kepada investor sebagai imbal balik seusai dengan syarat dan ketentuan antara dua belah pihak.

Tujuan Investasi

Setelah mengetahui apa itu investasi, tentunya kalian harus tau juga tujuan dari berinvestasi itu sendiri. Adapun tujuannya sebagai berikut :

  • Untuk mendapatkan penghasilan tetap
  • Untuk memperoleh kehidupan yang lebih layak dan stabil di masa yang akan datang.
  • Berguna untuk mengembangkan usaha
  • Mendapatkan jaminan dalam bisnis
  • Membentuk dan mengontrol dana untuk suatu kepentingan khusus, contohnya seperti kepentingan sosial, kepentingan ekspansi, dll.
  • Mengurangi tekanan inflasi
  • Investasi dapat dipergunakan untuk menjaga hubungan antar perusahaan
  • Berpartisipasi dalam pembangunan negara.

Jenis Investasi Berdasarkan Jangka Waktu

Ada banyak sekali jenis-jenis investasi loh, namun pda umumnya investasi sendiri dibagi berdasarkan jangka waktu, ada investasi jangka panjang dan investasi jangka pendek.

Investasi Jangka Panjang adalah investasi dimana dana atau aset akan dijalankan secara terus menerus dan dapat dicairkan jika jangka waktu yang ditetapkan telah tercapai. Investasi jangka panjang sendiri menetapkan jatuh tempo minimal 1 tahun hingga 5 tahun.

Baca Juga  Segera Cek ! Peserta Prakerja Bisa Dapat Rp 40 Juta, Asli dari Prakerja

Sedangkan Investasi Jangka Pendek biasanya memiliki jatuh tempo mulai dari 3 hingga 12 bulan.

Untuk jenis-jenis investasi jangka panjang seperti berikut :

jenis-jenis investasi jangka panjang
Belajar Investasi : jenis-jenis investasi jangka panjang

1. Investasi Properti

Investasi properti merupakan jenis investasi jangka panjang yang paling banyak diminati karena memiliki manfaat yang sangat besar dan cenderung meningkat setiap tahunnya. Bentuk dari investasi properti sendiri seperti tanah, rumah, gedung dan lainnya

2. Investasi Emas

Selain investasi properti, investasi emas jua banyak diminati oleh investor karena hasil yang didapatkan menjanjikan. Harga jual dari emas sendiri cenderung stabil dan apabila mengalami penurunan tidak terlalu signifikan. Jenis investasi emas ini memiliki resiko rendah.

3. Investasi Obligasi

Udah pada tau belum investasi obligasi? obligasi sendiri merupakan jenis investasi berbentuk surat utang sebagai bukti atas transaksi pinjaman yang dilakukan oleh pihak penerbit obligasi dengan pemilik dana.

Jenis investasi ini pada umumnya memiliki jatuh tempo 2 hingga 3 tahun bahkan bisa lebih.

4. Investasi Reksa Dana

Investasi reksa dana merupakan jenis investasi pengumpulan dana oleh masyarakat yang dikelola oleh manajer investasi. Manajer investasi sendiri selanjutnya akan menempatkan dana tersebut dalam bentuk portofolio efek seperti saham, obligasi dan lainnya.

Investasi jenis ini sangatlah terjangkau karena kalian bisa melakukan investasi dengan modal mulai Rp. 10 ribu saja.

5. Investasi Program Pensiun

Di Indonesia, ada banyak sekali berdiri perusahaan yang menawarkan program investasi dana pensiun. Saat sudah memasuki masa tak lagi produktif, investor akan memperoleh dana yang berasal dari hasil pengembangan oleh pihak perusahaan asuransi yang digunakan. Akan tetapi, program pensiun tidak banyak memberikan bunga bila dibandingkan dengan instrumen investasi lainnya. Sebab, besar kecilnya manfaat bergantung pada total profit yang dihasilkan perusahaan asuransi.

Baca Juga  Kenapa Tidak Bisa Upload KTP Prakerja?

6. Investasi Saham

Saham merupakan instrumen investasi yang membuktikan kepemilikan perorangan atau perusahaan atas aset suatu perusahaan atau perorangan lainnya. Manfaat utama yang akan diterima oleh investor saham adalah pembagian dividen dan selisih harga jual dengan harga beli.

Itulah beberapa tujuan dan jenis-jenis investasi jangka panjang yang perlu Anda ketahui. Apapun itu alasan Anda memilih instrumen investasi jangka panjang sebagaimana disebutkan, pastikan untuk mempelajari lebih lanjut bagaimana manfaat dan profil risiko yang ditawarkan.

Untuk Jenis-jenis investasi jangka pendek sendiri seperti berikut :

Jenis-jenis investasi jangka pendek
Belajar investasi : Jenis-jenis investasi jangka pendek

1. Deposito

Deposite merupakan investasi jangka pendek yang paling banyak diminati karena memiliki resiko yang rendah serta keuntungan yang cukup besar. Deposito sendiri merupakan jenis investasi dalam bentuk produk tabungan di bank dengan jangka waktu jatuh tempo mulai 1 bulan hingga 12 bulan.

Tingkat keamanan deposito terjamin karena diawasi Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dengan jaminan simpanan sampai Rp 2 miliar. Suku bunga dari produk deposito lumayan tinggi. Jadi produk investasi ini menjadi pilihan investasi yang menguntungkan.

2. Reksa dana

Reksa dana merupakan produk investasi dimana dana atau aset investor akan dikelola oleh manajer investasi agar memperoleh keuntungan. Jenis investasi ini juga banyak diminati karena investor tidak perlu memikirkan strategi serta cara mengolahnya.

Jatuh tempo reksa dana sendiri pada umumnya hanya 1 tahun dan memiliki resiko rendah.

3. Surat utang negara (SUN)


SUN merupakan surat pernyataan hutang yang diterbitkan oleh negara untuk investor dana. Produk investasi ini cukup menguntungkan dan aman, pasalnya negara menjamin pembayaran modal dan bunga dalam jangka waktu tertentu. Sehingga tingkat risiko sangat kecil. Modal yang disetorkan tidak harus banyak. Anda bisa mulai berinvestasi mulai dari Rp 1 juta.

Baca Juga  Kolaborasi dengan Gojek, Ini cara Daftar Bank Jago Melalui Aplikasi Gojek

4. Fintech Peer to Peer (P2P) Lending

Fintech Peer to Peer (P2P) Lending merupakan produk investasi baru dimana investor menanamkan dananya pada UMKM Indonesia untuk mengembangkan usaha. Keuntungan dari hasil pengelolaan dana berupa suku bunga dengan besaran tertentu. Waktu periode investasi bebas dipilih oleh investor. Mulai dari 6 bulan, 1 tahun, sampai 2 tahun. Sehingga pengembalian dana lebih cepat.

5. Saham

Siapa yang tidak mengenal saham? Investasi ini cukup populer sejak dulu. Saham adalah surat berharga sebagai bukti kepemilikan suatu aset. Walau terkenal dengan investasi jangka panjang, namun ada jenis saham dengan periode singkat. Saham jangka waktu pendek menggunakan sistem trading. Keuntungan dari trading dapat diperoleh hanya beberapa jam saja. Namun Anda dituntut untuk ahli dan bisa mengelola dengan strategi agar untung. Risiko saham juga tinggi tetapi sebanding dengan keuntungannya yang besar.

Itulah tadi artikel mengenal jenis investasi, jika kalian ingin belajar investasi lebih lanjut kalian bisa mengunjungi situs giznet.id karena disana membahas lengkap mengenai investasi yang tentunya akan membantu kalian dalam berinvestasi.