Kronologi Bus Tabrak Fly Over Di Padang, Supir Bus Diburu Polisi

foto sumbar.inews.id
foto sumbar.inews.id

Sumbar — Satu unit bus merek Mercedez-Bens menabrak dan tersangkut di jembatan layang atau flyover di Padang Panjang, Sumatera Barat (Sumbar) pada Minggu (30/01). Akibat kejadian itu atap bus copot dan setidaknya 17 orang mengalami luka-luka.

Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Stefanus Satake Bayu mengatakan kejadian naas itu berlangsung pada Minggu (30/01) sekitar pukul 06:00 WIB. Adapun kondisi jalan pada saat kecelakaan dalam keadaan baik, cukup lebar dan lurus serta dilengkapi dengan marka jalan.

Selain itu, kondisi cuaca juga cerah sehingga tidak menunjukkan adanya tanda-tanda kabut pagi menutupi pandangan para pengendara.

“Jika dilihat dari kondisi jalan, tidak mungkin menyebabkan kecelakaan,” katanya kepada CNNIndonesia.com, Minggu (30/1).

Jadi, menurutnya sopir yang mengendarai bus milik PT Sipirok Nauli tersebut diduga melaju dengan kecepatan tinggi.

Adapun kronologinya, kata Satake, bermula dari bus dengan NOPOL BB 7626 LH tersebut datang dari arah Bukittinggi hendak menuju Provinsi Jambi melalui Kota Padang Panjang.

“Selain berkecepatan tinggi, supir juga diduga tidak memahami rute perjalanan yang benar,” lanjutnya.

Alhasil, saat mendapati ada jembatan layang berada di depannya, bus tersebut tak dapat menghindar dan menabrak tanpa terkendali.

“Sebagaimana yang terlihat, jalan sudah dilengkapi dengan marka jalan yang jelas. Maksimal mobil yang melewatinya memiliki tinggi 2,2 meter,” lanjutnya.

Sopir Diburu Polisi

Kepolisian Resor Kota Padang Panjang masih memburu sopir bus penumpang usai menabrak jembatan layang atau fly over di Padang Panjang, Sumbar pada Minggu (30/1) pagi.

Kapolres Padang Panjang AKBP Novianto Taryono mengatakan sopir bus ini kabur dan masih dalam pencarian pihak kepolisian.

“Pengendara bus kabur usai kecelakaan terjadi dan kami masih melakukan pencarian,” kata dia mengutip Antara.

Sementara 17 penumpang yang menjadi korban serta mengalami luka-luka sudah dievakuasi petugas. Dua orang saat ini dirawat di RSUD Padang Panjang dan 15 orang sudah dipindahkan ke bus yang lain untuk melanjutkan perjalanan ke tempat tujuan.

Baca Juga  Duel Rebutan Pacar, Pelajar SLTA Tewas

“Sementara untuk bus sendiri sudah dievakuasi oleh petugas. Semua sudah di Polres saat ini,” kata dia.

Sebelumnya sebuah bus penumpang PT Sipirok Nauli Nopol BB 7626 LH dari Kota Medan menuju Kota Jambi menabrak jembatan layang yang ada di Kota Padang Panjang, Minggu pagi sehingga membuat sopir dan penumpang mengalami luka-luka.

Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu di Padang, Minggu mengatakan kejadian tersebut terjadi di Jalan Soekarno Hatta Simpang Lapan Kota Padang Panjang sekitar pukul 06.00.WIB.

Bus milik PT Sipirok Nauli Nopol BB 7626 LH yang dikendarai Manalu datang dari arah Bukittinggi menuju Kota Padang sampai di tempat kejadian pengemudi tidak mengetahui rute dan memasuki rute yang salah karena jalan tersebut hanya bisa dilewati kendaraan yang tinggi maksimal 2,2 meter.

Pengemudi yang datang dengan kecepatan tinggi langsung menabrak jembatan layang dan membuat bus itu mengalami kerusakan. Selain itu pengemudi dan 17 orang penumpang lainnya mengalami luka luka.

“Tidak ada korban jiwa namun penumpang mengalami luka-luka akibat benturan keras yang membuat mobil itu hilang bagian atasnya,” kata dia.

(antara/DAL)