Hore! Harga Minyak Goreng Turun Lagi Jadi Rp11.500 per 1 Februari, Ini Rinciannya

Jakarta — Harga minyak Goreng akan kembali turun di Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar Rp. 11.500 per liter yang akan berlaku mulai 1 Februari 2022. Hal tersebut dipastikan Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi.

“Per 1 Februari 2022 kami akan memberlakukan penetapan harga eceran tertinggi minyak goreng,” kata Lutfi dalam konferensi pers, Kamis (24/1).

Untuk diketahui, HET sebesar Rp. 11.500 ini hanya berlaku untuk minyak goreng curah saja sedangkan untuk minyak goreng sederhana tetap Rp. 13.500 perliter dan Minyak goreng premium tetap Rp. 14.000 perliter. Harga tersebut sudah termasuk Pajak Pertambahan Nilai (PPN).

Hingga saat ini, Senin (31/1), atau selama masa transisi harga minyak goreng masih akan dikenakan sebesar Rp14 ribu per liter. Hal tersebut diberlakukan mengingat penyesuaian yang akan dilakukan oleh produsen dan pedagang minyak goreng.

Pemerintah akan mengambil langkah hukum yang tegas bagi seluruh pelaku usaha minyak goreng yang tidak patuh atau mencoba melanggar ketentuan tersebut.

Lebih lanjut, ia mendorong produsen untuk segera mempercepat penyaluran minyak goreng dan memastikan tidak terjadi kekosongan stok di tingkat pedagang dan pengecer.

Di lain sisi, ia pun mengimbau kepada seluruh masyarakat agar bijak dalam membeli minyak goreng. Pasalnya, pemerintah menjamin ketersediaan minyak goreng dengan harga yang terjangkau.

“Kami berharap dengan kebijakan ini harga minyak goreng dapat menjadi lebih stabil dan terjangkau untuk masyarakat, serta tetap menguntungkan bagi para pedagang, distributor, hingga produsen,” tutupnya.

Baca Juga  Ketupek Bengkulu, Inovasi Digital Tingkatkan Akses Konsultasi