kucing  

Perilaku Manusia yang Dibenci Kucing

Ilustrasi kucing berbaring di dada pemiliknya.(SHUTTERSTOCK/NOVEMBER27)
Ilustrasi kucing berbaring di dada pemiliknya.(SHUTTERSTOCK/NOVEMBER27)

Perilaku manusia rupanya juga bisa membuat kucing merasa kesal bahkan cenderung membencinya. Sayangnya manusia kerap kali tak memahaminya dan tak tahu bahwa hal itu tak disukai kucing. 

Padahal penting untuk membuat kucing juga merasa nyaman agar kamu dan Si Meong bisa hidup berdampingan bersama.

Berikut adalah enam perilaku manusia yang ternyata dibenci oleh kucing seperti dilansir dari The Spruce Pets

1. Membiarkan kucing kesepian

Berlawanan dengan kepercayaan yang menyebutkan bahwa kucing bukanlah hewan soliter, hewan ini ternyata tak suka ditinggal sendirian.

Memang benar bahwa kamu dapat meninggalkan kucing sendirian untuk waktu yang lebih lama daripada anjing, tetapi kucing sangat membutuhkan perhatian, persahabatan, dan cinta seperti teman berbulu lainnya.

Jika dibiarkan sendiri dalam waktu lama, hal itu dapat mengembangkan perasaan sedih, lesu, dan bahkan depresi.

Karena itu, jika kamu memiliki jadwal yang padat, pastikan untuk menyisihkan beberapa menit setiap hari untuk menghabiskan waktu berkualitas dengan kucing. Bahkan 15 menit waktu bermain setiap beberapa jam akan membuatnya bahagia dan sehat.

Solusi lain yang juga bisa kamu lakukan adalah mengadopsi kucing lain, sehingga ia tak sendirian.

2. Kucing benci kotak pasir kotor

Menggunakan toilet kotor, entah itu di tempat umum atau di rumah, cukup menjijikkan, bukan? Nah, kucing juga merasakan hal yang sama tentang kotak pasir yang kotor.

Penting untuk membersihkan kotak kotoran kucingmu setiap hari, atau setidaknya dua hari sekali, tergantung pada jumlah kucing yang kamu miliki dan kebiasaan buang airnya. Tidak ingin menyendok kotoran setiap hari? Pertimbangkan untuk membeli kotak kotoran yang bisa membersihkan sendiri.

Menjaga kebersihan kotak kotoran bukan hanya tentang menyendoki. Bergantung pada jenis kotorann, frekuensi kamu menyendoknya, dan jumlah kucing di rumahmu, pasir harus diganti setiap dua minggu.

3. Kucing benci makanan basi

Makanan basi atau busuk tidak hanya terasa tidak enak, tetapi juga dapat membuat kucing sakit. Satu bakteri seperti Salmonella dan Staphylococcus dapat tumbuh dalam makanan yang terlalu lama terpapar.

Setiap kali kamu menyajikan makanan kucing, pastikan untuk memeriksa tanggal kedaluwarsa untuk makanan basah dan kering. Jika kucing seringkali tak menghabiskan makanannya, kamu harus mencari tahu porsi yang tepat untuk kucingmu.

Dokter hewan dapat membantu memutuskan porsi makan kucing berdasarkan ras, usia, dan tingkat aktivitasnya.

4. Kucing benci obat

Ilustrasi kucing berbaring di dada pemiliknya.

Ilustrasi kucing berbaring di dada pemiliknya.(SHUTTERSTOCK/NOVEMBER27)

Saat minum obat, banyak kucing berbusa di mulut, memegang pil di kerongkongannya, atau hanya memuntahkannya kembali.

Apakah kucingmu memerlukan obat untuk flu atau infeksi atau memiliki kondisi kronis yang memerlukan pemberian obat secara terus menerus, penting untuk membuat pengalaman yang sedikit lebih friendly untuk kucing.

Pertama, latih kucing agar merasa nyaman saat memegang wajah dan mulutnya, kamu bisa menghadiahi mereka camilan setelah meminum obat. Kemudian, buat jadwal pengobatan, sehingga tahu apa yang diharapkan dan kapan.

Jika kamu masih mengalami masalah dengan pemberian pil, ada banyak makanan ringan dengan kantong yang dirancang untuk menampung pil.

5. Kucing benci belaian yang terlalu agresif

Sebagai pemilik kucing, kamu tentu tahu area mana yang paling mereka suka untuk dielus, dan jika salah menyentuh, kucing bisa marah,mendesis, mencakar, atau menggigit.

Kucing bisa sangat sensitif terhadap rangsangan sentuhan, jadi penting untuk mengetahui di mana dan bagaimana kamu membelainya.

Ingin membuat kucingmu bahagia? Kucing saling merapikan kepala dan lehernya, jadi cobalah untuk mengelus di area di sekitar kepala dan lehernya saja. Perhatikan perilaku dan isyarat tubuhnya untuk memahami belaian yang dapat diterima dan tidak dapat diterima.

6. Kucing benci suara keras

Dari badai petir hingga pertengkaran dan kembang api, banyak suara keras dan keributan dapat membuat kucing stres.

Stres kronis dari suara keras dapat menyebabkan sejumlah masalah perilaku dan kesehatan, termasuk kegugupan, agresi, atau depresi, serta kerontokan rambut, kurang nya nafsu makan, dan perawatan berlebihan.

Ini bisa jadi sulit, tetapi coba batasi kucing dari paparan suara keras. Letakkan kucing di tempat yang tenang dan aman ketika tamu datang atau selama cuaca buruk dan hindari memutar musik yang sangat keras atau menaikkan volume TV.

Sumber Kompas.com 6 Perilaku Manusia yang Dibenci Kucing