Daerah  

Mandi di Sungai, Santriwati Ponpes Al Munawaroh Kepahiang Tenggelam

Kepahiang — Pelajar Kelas 9 MTS Pesantren Al Munawaroh, Desa Tebat Monok, Kepahiang, Bengkulu, ditemukan tewas tenggelam di Sungai Musi, belakang pesantren. Selasa (08/03/22), sekira pukul 15.30 WIB.

Pengurus Pesantren Al Munawaroh, Deki, menjelaskan, korban SC (15) warga Desa Temdak, Kecamatan Seberang Musi, Kepahiang, bersama santri lainnya, tanpa sepengetahuan pihak pesantren menuju Sungai Musi untuk mandi. Saat korban akan berpindah tempat mandi dengan melewati bebatuan, korban terpeleset dan tenggelam.

Mengetahui korban tenggelam, santri putri minta pertolongan kepada santri laki-laki, untuk melakukan pencarian, sekitar 7 Menit setelah itu korban di temukan sudah berada di dasar sungai yang dalamnya sekitar 3 meter.

Lalu korban di angkat ke daratan dengan keadaan sudah tak bernyawa, kemudian rekan korban melaporkan kejadian tersebut ke pengurus pesantren dan jasad korban langsung dibawa ke RSUD Kepahiang.

“Dalam aturan Pesantren, melarang para santri untuk mandi ke Sungai Musi,” ujar Deki.

Baca Juga  Update Vaksinasi: 28.219 Sumber Daya Manusia Kesehatan Sulsel Sudah Disuntik Vaksin Covid-19