Mengenal KITAS dan Prosedur Untuk Mendapatkannya

Mengenal KITAS dan Prosedur Untuk Mendapatkannya
Mengenal KITAS dan Prosedur Untuk Mendapatkannya

Pastinya kalian sering mendengar nama KITAS atau bahkan kalian sedang mengurus KITAS? pada artikel ini kami akan membahas mengenai apa itu KITAS hingga Cara Mendapatkannya.

KITAS adalah singkatan dari Kartu Izin Tinggal Terbatas. Seperti namanya Kitas digunakan untuk perijinan tinggal sementara waktu bagi Warga Negara Asing (WNA) yang sah secara hukum.

Dasar hukum terkait KITAS sendiri diatur dalam UU No.13 / 2003, PP No.31 / 2013 tentang Peraturan Pelaksanaan UU No.6 / 2011 tentang Keimigrasian (UU Keimigrasian), Peraturan Kementerian Hukum dan HAM (Permenkumham) No.27 Tahun 2014, PP No.26 / 2016 tentang Perubahan atas PP No.31 / 2013 tentang Peraturan Pelaksanaan UU No.6 / 2011 tentang Keimigrasian (PP 26 / 2016), Permenkumham No.16 / 2018 tentang Tata Cara Pemberian Visa dan Izin Tinggal bagi TKA, Perpres No.20 / 2018 tentang Penggunaan TKA dan PP No.24 / 2018 tentang Pelayanan Perizinan Berusaha Terintegrasi secara Elektronik (PP 24/2018).

Jenis – Jenis Kitas

1. KITAS PEKERJA

Pekerja asing harus memiliki sponsor di Indonesia untuk mendapatkan bentuk KITAS ini, yaitu perusahaan atau organisasi yang akan mempekerjakannya. Perusahaan atau organisasi tersebut dapat berbentuk PT, PT PMA, Kantor Perwakilan, dan institusi publik atau swasta. Sebelum memperoleh visa kerja KITAS, harus didapatkan RPTKA (Rencana Penggunaan Tenaga Kerja Asing) dan Notifikasi terlebih dahulu dengan mengkonfirmasikan posisi dan lokasi pekerjaan di suatu perusahaan sponsor di Indonesia. Pengajuan izin ini menjadi tanggung jawab perusahaan yang mempekerjakan pekerja asing tersebut. Selain itu, tanggung jawab selanjutnya juga dipegang oleh perusahaan tersebut, seperti tanggung jawab untuk membayar denda jika si pemohon tidak memiliki kemampuan untuk melakukannya.

2. KITAS VISA Pernikahan

Bagi WNA yang menikah secara sah dengan WNI akan diberikan bentuk KITAS ini dan yang menjadi sponsornya adalah WNI tersebut. Sertifikat nikah resmi yang disahkan oleh pemerintah Indonesia merupakan persyaratan wajib untuk mendapatkan bentuk KITAS ini. Setelah menikah selama dua tahun, maka WNA dapat mengajukan permohonan untuk mendapatkan visa tinggal atau ITAP.

3. KITAS VISA PENSIUN

Bentuk KITAS ini diberikan kepada WNA yang telah berusia 55 tahun atau lebih dan ingin menghabiskan masa pensiun di Indonesia. Namun, bentuk KITAS ini tidak mengizinkan seseorang menikah atau bekerja di Indonesia. Setelah menggunakan VISA turis selama 30 hari, seorang WNA dapat mengajukan permohonan untuk mendapatkan bentuk KITAS ini. Dengan visa ini, WNA dapat tinggal di Indonesia selama bertahun-tahun atau membuka rekening bank lokal.

Baca Juga  Polisi Ralat Jumlah Korban Kecelakaan di Balikpapan: 4 Meninggal 1 Kritis

Prosedur Mendapatkan KITAS Pekerja

Prosedur untuk mendapatkan KITAS Pekerja untuk Tenaga Kerja Asing adalah sebagai berikut:

  1. Memperoleh RPTKA dari Kementerian Ketenagakerjaan
    Langkah awal untuk mendapatkan KITAS Pekerja, Sponsor dari TKA tersebut harus mengajukan permohonan untuk mendapatkan Rencana Penggunaan Tenaga Kerja Asing (RPTKA). RPTKA diajukan dan akan disetujui oleh Kementrian Ketenagakerjaan. Masa berlaku RPTKA mulai dari 2 bulan hingga 12 bulan. Saat pengajuan RPTKA, Sponsor perusahaan akan menyampaikan data posisi yang akan diduduki oleh TKA dan melampirkan dokumen-dokumen perusahaan sebagai persyaratannya.
  2. Memperoleh Notifikasi dari Kementerian Ketenagakerjaan 
    1. Berdasarkan Pasal 18 Permenaker 10/2018, pemberi kerja wajib mengajukan permohonan notifikasi kepada Direktur Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja. Berikut merupakan cara untuk mendapatkan notifikasi:
      1. Mengajukan permohonan notifikasi persetujuan penggunaan TKA kepada Dirjen secara online dengan mengakses laman TKA Online Kementerian Ketenagakerjaan; 
      2. Mengisi penetapan kode dan lokasi perwakilan republik Indonesia, Identitas TKA, dan jabatan TKA; 
      3. Mengunggah dokumen persyaratan, yaitu:
        • Dokumen TKA: 
          1. Ijazah pendidikan
          2. Sertifikat kompetensi atau pengalaman kerja 
          3. Pas foto berwarna berukuran 4×6 
          4. Bukti polis asuransi 
          5. Perjanjian kerja 
          6. Surat keterangan penunjukan Tenaga Kerja Pendamping 
          7. Paspor kebangsaan TKA (berwarna) 
          8. Rekening koran/tabungan TKA atau Pemberi Kerja TKA
        • Dokumen Pemberi Kerja TKA:
          1. Surat permohonan kepada Dirjen atau Direktur untuk pengajuan notifikasi
          2. Surat permohonan kepada Direktur Jenderal Imigrasi untuk pengajuan Vitas 
          3. Surat pernyataan sebagai penjamin TKA 
          4. Nomor identitas pemberi kerja TKA (kartu tanda penduduk/paspor/izin tinggal) 
          5. Surat persetujuan Rp0,00
      4. Verifikasi seluruh kelengkapan dan keabsahan data oleh Direktur.
        Jika terdapat ketidaklengkapan dokumen, Direktur akan memberi notifikasi. Pemberi kerja harus melengkapi seluruh dokumen yang diperlukan secara online dalam 1 hari kerja. Direktur dapat menolak permohonan notifikasi, apabila kualifikasi calon TKA tidak sesuai dengan jabatan yang akan diduduki calon TKA.Apabila seluruh data telah lengkap, maka Dirjen menerbitkan Notifikasi yang sah secara online kepada Pemberi Kerja TKA paling lama 2 hari kerja yang memuat: identitas Pemberi Kerja TKA, identitas TKA, Lokasi kerja TKA, jangka waktu berlakunya notifikasi sesuai dengan perjanjian kerja dengan TKA, dan kode pembayaran. Pembayaran Dana Kompensasi Penggunaan TKA harus dibayarkan oleh Pemberi Kerja TKA paling lambat 1 hari sejak menerima notifikasi persetujuan penggunaan TKA.Jika terdapat ketidaklengkapan dokumen, Direktur akan memberi notifikasi. Pemberi kerja harus melengkapi seluruh dokumen yang diperlukan secara online dalam 1 hari kerja. Direktur dapat menolak permohonan notifikasi, apabila kualifikasi calon TKA tidak sesuai dengan jabatan yang akan diduduki calon TKA.Apabila seluruh data telah lengkap, maka Dirjen menerbitkan Notifikasi yang sah secara online kepada Pemberi Kerja TKA paling lama 2 hari kerja yang memuat: identitas Pemberi Kerja TKA, identitas TKA, Lokasi kerja TKA, jangka waktu berlakunya notifikasi sesuai dengan perjanjian kerja dengan TKA, dan kode pembayaran. Pembayaran Dana Kompensasi Penggunaan TKA harus dibayarkan oleh Pemberi Kerja TKA paling lambat 1 hari sejak menerima notifikasi persetujuan penggunaan TKA.
  3. Pemberian VITAS kepada calon TKA
    WNA yang ingin menetap di Indonesia dalam rangka bekerja harus memperoleh Visa Tinggal Terbatas atau yang disebut dengan VITAS. TKA akan membutuhkan VITAS sebagai syarat untuk selanjutnya mendapatkan ITAS dalam rangka bekerja di Indonesia.Mekanisme untuk Memperoleh VITAS diatur lebih lanjut dalam Permenkumham 16/2018 yang secara ringkas terdiri dari tahap-tahap sebagai berikut:
    1. Mengajukan Permohonan VITAS dan ITAS sekaligus kepada Menteri Hukum dan HAM atau pejabat imigrasi yang ditunjuk melalui laman TKA Online. Selanjutnya, pejabat imigrasi memproses Surat Persetujuan Visa setelah menerima notifikasi persetujuan penggunaan TKA secara online dari kementerian ketenagakerjaan;
    2. Pejabat imigrasi yang ditunjuk mengirimkan perintah pembayaran biaya surat persetujuan visa, VITAS, KITAS, Izin Masuk Kembali, dan jasa penggunaan Teknologi SIMKIM kepada pemberi kerja TKA atau calon TKA melalui e-mail;
    3. Setelah pembayaran dilakukan, pejabat imigrasi akan melakukan pemeriksaan daftar pencegahan dan penangkalan dalam rangka penelitian latar belakang calon TKA dan Pemberi Kerja TKA;
    4. Setelah selesai melakukan penelitian latar belakang calon TKA, pejabat imigrasi akan menerbitkan surat persetujuan visa. Surat persetujuan visa akan diteruskan melalui e-mail atau aplikasi visa online ke perwakilan republik Indonesia yang ditembuskan ke pemberi kerja TKA dan/atau calon TKA. Calon TKA yang berada di luar negeri harus datang ke Indonesia paling lama 60 hari setelah menerima Surat Persetujuan Visa;
    5. Wawancara Calon TKA pada saat kedatangan di Indonesia dilakukan dengan membawa dokumen-dokumen yang diperlukan seperti paspor kebangsaan yang masih berlaku. Kemudian, pejabat imigrasi melakukan wawancara dan pemeriksaan ulang daftar pencegahan dan penangkalan terhadap calon TKA. Setelah itu, dilakukan juga penelitian ulang latar belakang calon TKA;
    6. Setelah melakukan wawancara dan penelitian latar belakang ulang terhadap calon TKA, Pejabat imigrasi akan menandatangani dan menyerahkan VITAS kepada calon TKA. Penyelesaian pemberian VITAS dilaksanakan dalam jangka waktu 2 hari kerja sejak paspor kebangsaan TKA diterima oleh pejabat imigrasi. Penentuan jangka waktu menetap di Indonesia pada VITAS didasarkan pada jangka waktu yang tercantum pada notifikasi persetujuan penggunaan TKA dari Kementerian Ketenagakerjaan. Meski demikian, jangka waktu menetap tidak dapat lebih dari 2 tahun.Kemudian, berdasarkan Pasal 6 Permenkumham 16/2018, VITAS dapat diberikan pada saat TKA datang di Indonesia (on arrival). Prosedur permohonannya sama dengan permohonan VITAS biasa, namun pejabat imigrasi perlu mengirim Surat Persetujuan Visa saat kedatangan ke kantor imigrasi yang membawahi Tempat Pemeriksaan Imigrasi tujuan kedatangan calon TKA.
  4. Pemberian KITAS kepada calon TKA. KITAS dapat diperoleh secara manual maupun elektronik. Permenkumham 16/2018 telah memfasilitasi prosedur pemberian KITAS yang baru, di mana dalam ketentuan tersebut diatur bahwa pemberian KITAS dapat dilakukan sejak kedatangan TKA di Tempat Pemeriksaan Imigrasi Tertentu sesuai Permenkumham 17/2016.Prosedur pemberian KITAS untuk orang asing yang memenuhi ketentuan Pasal 141 PP 31/2013 adalah sebagai berikut:
    1. Mengajukan permohonan KITAS kepada kepala kantor imigrasi atau pejabat imigrasi yang ditunjuk;
    2. Mengunggah seluruh persyaratan dokumen untuk WNA yang ingin bekerja di Indonesia sesuai Pasal 142 ayat (2) huruf d PP 31/2013, yaitu surat penjaminan dari penjamin atau pemberi kerja TKA, paspor kebangsaan yang sah dan masih berlaku, surat keterangan domisili, dan surat rekomendasi dari instansi terkait;
    3. Permohonan harus diajukan dalam jangka waktu paling lama 30 hari sejak tanda masuk berupa cap yang dibubuhkan pada paspor sebagai bukti masuknya TKA ke wilayah Indonesia;
    4. Jika seluruh persyaratan dinyatakan lengkap dan terpenuhi, pemohon akan dinotifikasi dan akan dilakukan pengambilan foto. Lalu, kepala kantor atau pejabat imigrasi yang ditunjuk dalam waktu paling lama 4 hari kerja akan menerbitkan KITAS. Sementara itu, untuk prosedur pemberian KITAS saat kedatangan, KITAS dapat diberikan kepada calon TKA di Tempat Pemeriksaan Imigrasi tertentu. Namun, calon TKA harus sudah mengajukan permohonan VITAS dan KITAS secara elektronik sebelumnya. Kemudian, pejabat Imigrasi pada konter pemeriksaan khusus Tempat Pemeriksaan Imigrasi dapat memberikan KITAS kepada TKA, dengan cara memberikan tanda masuk berbentuk stiker yang memuat data TKA sekaligus ITAS dan Izin Masuk Kembali dan memberikan ITAS elektronik. KITAS akan dikirimkan secara elektronik melalui sistem teknologi informasi keimigrasian baru (SIMKIM) kepada pemberi kerja TKA, calon TKA, divisi keimigrasian, dan kantor imigrasi.
Baca Juga  Vega Darwanti Rutin Lakukan Perawatan Wajah Agar Uang Bulanan Terus Ditambah Suami

Selanjutnya, sebagaimana telah dijelaskan sebelumnya, masa berlaku KITAS adalah 12 bulan. Pada umumnya, perpanjangan KITAS dilakukan 3 bulan sebelum masa berlaku KITAS tersebut habis, sebab pengurusan Izin Kerja dan KITAS memakan waktu 2 bulan hingga 3 bulan.