Meta Kini Larang Warganet Hina Rusia dan Vladimir Putin

CRCOID – Meta, perusahaan induk Facebook dan Instagram, mencabut kebijakan yang memperbolehkan ujaran kebencian pada militer Rusia dan Presiden Vladimir Putin.

Kini warganet tak diperbolehkan lagi menghina mereka.

Jumat lalu, Meta sempat mengeluarkan kebijakan mengizinkan pengguna untuk melontarkan ujaran kebencian ke tentara Rusia hingga mengecam Putin.

Namun President of Global Affairs Meta, Nick Clegg, kemudian mengklarifikasi kebijakan tersebut.

Baca Juga:
Rusia Balas Meta, Instagram Bakal Diblokir 14 Maret Besok

Kini seruan kekerasan kepada seorang kepala negara telah dilarang.

“Kami juga tidak mengizinkan seruan untuk membunuh seorang kepala negara,” ujar Clegg, dikutip dari The Guardian, Rabu (16/3/2022).

Presiden Vladimir Putin Umumkan Daftar Negara Musuh Rusia (Pixabay/DimitroSevastopol)
Presiden Rusia Vladimir Putin. (Pixabay/DimitroSevastopol)

Sebelumnya Meta mengizinkan seruan kekerasan untuk Putin dan Presiden Belarusia, Alexander Lukashenko.

Platform tidak memperbolehkan indikator seperti lokasi hingga metode kekerasan.

Konten ini berlaku ke pengguna di wilayah Eropa Timur seperti Rusia, Ukraina, Georgia, dan Polandia.

Baca Juga:
Indonesia, TIP dan Meta Connectivity Kolaborasi Kembangkan Metaverse

Kemudian pada Minggu kemarin, Clegg menambahkan bahwa kebijakan itu telah direvisi dan hanya memperbolehkan kecaman pada militer Rusia untuk pengguna di Ukraina.



Source link

Baca Juga  Mulai Dijual Bebas, HUAWEI MateBook D14 dan D15 Tawarkan Bonus Hingga 1,5 Jutaan Rupiah