Wamendag Berharap Aset Kripto Indonesia Bisa Tembus Pasar Internasional

CRCOID – Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga mengatakan pemerintah mendorong aset kripto karya anak bangsa bisa menembus perdagangan internasional layaknya ekspor barang.

“Jika kripto bisa diperdagangkan di luar, ini sama dengan ekspor barang. Dengan banyaknya ekspor maka neraca pedagangan kita surplus,” kata Jerry saat memberikan edukasi kepada ratusan mahasiswa dan pelajar pada acara Diskusi Crypto Terkini yang diselenggarakan PT Konakami Digital Indonesia di Palembang, Senin (28/3/2022).

Ia mengatakan potensi ekspor ini sedapat mungkin harus mulai dilirik karena transaksi kripto dalam negeri terus menanjak dalam dua tahun terakhir. Pada 2021, Badan Pengawas Pedagangan Komoditi (Bappebti) mencatat total transaksi mencapai Rp859 triliun.

“Bayangkan ini besar sekali, dan akan lebih besar lagi dan lebih maksimal jika produk diperjualbelikan itu merupakan produk kita sendiri. Saat ini mayoritas masih dari luar,” kata dia.

Baca Juga:
Wamendag Jerry Sambuaga Sarankan Kaum Milenial Aceh Manfaatkan Kripto

Ia melanjutkan, jika masyarakat bisa mendukung produk Indonesia seperti pembuatan koin oleh anak bangsa sendiri maka ini akan berkontribusi besar terhadap negara.

Oleh karena itu, pemerintah akan menstimulisasi agar perdagangan komoditi berjangka berupa aset kripto ini agar dapat menarik minat masyarakat. Hal ini diawali dengan dimassifkannya kegiatan literasi ke masyarakat untuk memperkenalkan kripto agar muncul kepedulian terhadap perdagangannya.

Lalu, pemerintah akan mendorong anak muda untuk paham mengenai teknis untuk membuat aset kripto hingga cara bertransaksinya. Untuk mengawal ini, pemerintah akan memperkuat dari sisi regulasi dan kebijakan.

Saat ini, ekspor kripto asal Indonesia masih relatif kecil namun jika semakin banyak pihak yang serius menjajal perdagangan uang digital ini dipastikan akan terus berkembang di masa datang.

Baca Juga  Pendapatan XL Axiata Tumbuh 8 Persen di Triwulan I 2022

Sejauh ini, Kementerian Perdagangan melalui Bappebti telah mengeluarkan peraturan terbaru untuk mengakomodir perdagangan fisik aset kripto di Indonesia dengan Peraturan Bappebti Nomor 8 Tahun 2021 tentang Pedoman Penyelenggaraan Perdagangan Fisik Aset Kripto (Crypto Asset) di Bursa Berjangka.

Baca Juga:
Bappebti Sebut Masa Depan Kripto Buatan Indonesia Bakal Cerah

Pada peraturan tersebut antara lain diatur mengenai mekanisme Perdagangan Fisik Aset Kripto dan Kelembagaan Perdagangan Fisik Aset Kripto yang terdiri dari Bursa Aset Kripto, Kliring Berjangka, Pengelola Tempat Penyimpanan Aset Kripto (Kustodian) dan Pedagang Fisik Aset Kripto serta persyaratan bagi suatu jenis aset kripto untuk dapat diperdagangkan di Pedagang
Aset Kripto di Indonesia.



Source link