Viral Fitur Edit Tweet Twitter Tuai Perdebatan, Warganet: Bisa Hilangkan Jejak Digital

CRCOID – Twitter berencana merilis fitur terbaru bernama Edit Tweet. Fitur ini memungkinkan pengguna Twitter untuk menyunting atau mengedit cuitan yang telah dibagikan sesuai keinginan masing-masing.

Seperti diketahui, Twitter memang menjadi salah satu media sosial paling berpengaruh di dunia. Twitter sering menjadi pedoman bagi banyak orang dalam mencari sebuah informasi, meminta tolong, bahkan mengungkap bukti dari sebuah kasus. 

Terbaru, pihak Twitter mengumumkan akan merilis fitur Edit Tweet yang diklaim sudah menjadi permintaan sejak lama dari warganet. Hal ini diungkapkan oleh akun resmi Bagian Komunikasi dan Informasi Twitter.

 “Sejak semua orang bertanya… Ya, kami telah mengerjakan fitur edit sejak tahun lalu! Tidak, kami tidak mendapatkan ide dari polling,” tulis akun @TwitterComms seperti dikutip CRCOID, Rabu, (06/04/2022).

Baca Juga:
Aksi Dua SPG Tawarkan Rokok pada Jamaah Pengajian Bikin Warganet Geram

Kami memulai pengujian dalam @TwitterBlue Labs dalam beberapa bulan mendatang untuk mempelajari apakah ada hal yang berhasil atau hal yang tidak berhasil, dan kemungkinan yang bisa terjadi,” lanjutnya.

Namun, munculnya fitur Edit Tweet ini justru memicu perdebatan dari warganet. Nyatanya banyak warganet yang memprotes dan tidak setuju Twitter menggunakan fitur Edit Tweet dengan beragam alasan.

Warganet menganggap hal ini bisa menjadi bumerang bagi banyak orang. Salah satu yang dikhawatirkan adalah kejahatan berbentuk penipuan bisa marak terjadi karena fitur tersebut. 

Edit tweet ntar penipu makin gampang nipu,” protes @__****dil.

 “Duh gak rame kalau ada fitur edit tweet,” sahut @yo****ine.

Baca Juga:
Puasa Masih 26 Hari Lagi, Warganet Gagal Fokus dengan Penampakan Awan Mirip Ayam Goreng: Auto Kepengen Chicken Wings

Baca Juga  FireWall : Pengertian, Fungsi, Manfaat, Jenis, Cara Kerja dan Penerapannya 2021

Selain itu, warganet menilai fitur ini bisa merugikan karena setiap orang bisa menyunting setiap kata di cuitan mereka, sehingga jika hal yang tidak diinginkan terjadi, justru bisa melemahkan posisi korban karena tidak cukup bukti. 



Source link