Samsung Salip Apple ke Peringkat Pertama, Kuasai Pasar Handphone Global di Kuartal Kedua 2022

Samsung Galaxy Z Fold 3

CRCOID. – Bila mengilas balik awal tahun 2022 kemarin, Apple menjadi produsen yang dilaporkan Canalys menduduki puncak teratas untuk pengiriman handphone terbanyak secara global. Kini posisi Apple tersebut tergantikan oleh produsen handphone asal Korea Selatan, Samsung.

Dalam laporannya, Canalys menyebutkan bahwa Samsung memperoleh total pengiriman perangkat pada kuartal dua tahun 2022 sebesar 61,8 juta unit dengan pangsa pasar sebesar 21 persen. Bila dibandingkan tahun 2021, Samsung meraih pertumbuhan baik di sisi pengiriman dan juga pangsa pasar.

Apple yang pada awal tahun 2022 menguasai pengiriman handphone global melalui seri iPhone 13 sebagai produk yang paling dicari oleh konsumen pun di kuartal dua tahun 2002 harus turun menduduki peringkat kedua.

Meskipun begitu Apple tetap memiliki pertumbuhan rata-rata dari kuartal dua tahun 2021 ke kuartal dua tahun 2022 dengan presentase 8 persen di mana Apple telah melakukan pengiriman sebesar 49,5 juta unit dengan pangsa pasar 17 persen.

Di bawah Apple, ada Xiaomi yang mempertahankan posisinya di peringkat ketiga yang diikuti oleh OPPO dan vivo. Selain itu, Canalys juga mengungkapkan bahwa pengiriman handphone global secara keseluruhan turun menjadi 287 juta unit pada kuartal dua tahun 2022.

 

Padahal sebelumnya di tahun 2021, pengiriman handphone global sempat mengalami pemulihan. Menariknya Samsung justru menunjukkan kemampuannya dengan mengalahkan Apple. Terkait hal tersebut, Runar Bjørhovde selaku Analis Riset Canalys mengatakan bahwa Samsung berhasil mendorong strategi penetapan harga yang agresif dan promosi besar-besaran untuk seri Galaxy A.

Sementara untuk segmen premium, Samsung dikatakan Runar telah menekankan fokusnya pada perangkat lipat seperti Galaxy Z Fold3 dan Galaxy Z Flip3 serta seri Galaxy S22 untuk pasar yang telah berkembang.

Baca Juga  Elon Musk: Bangsa Jepang Bakal Punah

Kemudian untuk Apple menurut Runar tetap mendapatkan permintaan yang kuat untuk seri iPhone 13 di Amerika Utara, Cina, dan Eropa sehingga membuat produsen asal California ini bisa tumbuh meskipun ada hambatan.

Source link